Torang Kanal
Komentar Prajurit Wanita US Army soal Budaya di Sulawesi Utara
Salah satu US Army yang ikut Latma Garuda Shield yang bernama Mayor Pinko mengaku terkesan dengan hal-hal yang ada di Sulut.
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pelaksanaan Latma Garuda Shiled yang diikuti oleh 110 TNI AD bersama dengan 43 US Army sudah dimulai.
Provinsi Sulawesi Utara pun menjadi perhatian prajurit Amerika Serikat.
• Lima Zodiak Ini Sosok yang Pintar Mengontrol Emosi, Zodiakmu Termasuk?
• Kecelakaan Tadi Pukul 07.55 WIB, 2 Orang Jadi Korban, Mobil Grand Max Tabrak Bagian Belakang Truk
Tradisi dan Kebudayaannya di Sulut tidak luput dari penilaian para tentara Amerika Serikat.
Salah satu US Army yang ikut Latma Garuda Shield yang bernama Mayor Pinko mengaku terkesan dengan hal-hal yang ada di Sulut.

"Saya sangat senang dengan orang-orang yang saya temui selama berada disini, karena sikap mereka yang ramah," katanya, Senin (9/8/2021).
Ia juga mengatakan bahwa ini kali pertama dirinya berkunjung ke Indonesia terutama di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
"Ligkungan di sini sangat baik, sejuk dan hangat sehingga kami betah berlama-lama disini," ucapnya saat diwawancarai tribunmanado.co.id.
Selain itu warga Amerika Serikat ini juga cukup tertarik dengan alat musik bambu dan kesenian tradisional Minahasa.
"Jujur kalau saya baru pertama kali ini melihat dan mendengar musik-musik tradisional daerah Minahasa, dan menurut saya itu sangat menarik," tandasnya.
Diketahui, Latma Garuda Shield 2021 ini dilaksanakan di pantai Makalisung, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Latma Garuda Shield berlangsung dari tanggal 1 hingga 14 Agustus 2021.
• Muncul KKB Papua Baru, Dipimpin Panglima TPNPB Fernando Warobai, Warga Yapen Jadi Korban Teror
• Peringatan Dini Besok Selasa 10 Agustus 2021, BMKG: Sejumlah Wilayah Potensi Alami Cuaca Ekstrem
• Kecelakaan Maut Tadi Pagi Pukul 09.00 WIB, Istri Tewas Terlindas Truk Suami Kritis, Ini Kronologinya