Breaking News:

Dinkes Sitaro Terima 4.900 Dosis Vaksin Sinovac

Setelah diterima, kita langsung distribusi ke setiap puskesmas untuk keperluan penyuntikan dosis kedua

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Charles Komaling
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Program vaksinasi di Sitaro 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO  - Kesehatan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menerima vaksin sebanyak 4.900 dosis. Vaksin jenis sinovac ini diterima dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada akhir pekan lalu, setelah petugas dari Dinkes Sitaro menjemput langsung ke gudang farmasi Dinkes Sulut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro, dr Semuel Raule mengatakan, 4.900 vaksin tersebut diperuntukan untuk penyuntikan dosis kedua.

"Setelah diterima, kita langsung distribusi ke setiap puskesmas untuk keperluan penyuntikan dosis kedua," ujar Raule, Senin (9/8/2021).

Menurutnya, untuk beberapa waktu ke depan, belum ada program vaksinasi dosis pertama. Hal ini dikarenakan keterbatasan vaksin yang dimiliki Pemprov Sulut serta jumlah sasaran yang divaksin dosis satu dan dosis dua terlampau jauh berbeda, yakni 21.812 sasaran untuk dosis pertama dan 5.114 dosis kedua.

"Masih ada selisih yang jauh berbeda. Makanya saat ini kita fokus untuk dosis dua," ujar Raule.

Untuk menggenjot program vaksinasi dosis dua ini, Dinkes Kabupaten Sitaro telah mendistribusikan vaksin ke seluruh Puskesmas yang tersebar di Sitaro. Karenanya, masyarakat yang akan menerima vaksin dosis dua pada rentang waktu sebagaimana yang tercantum dalam kartu vaksin dosis pertama bisa data ke puskesmas terdekat.

"Nantinya kita juga akan mengadakan vaksinasi di tempat-tempat tertentu sebagaimana yang dilaksanakan pada vaksinasi dosis pertama," lanjutnya.

Sebelumnya, Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen mendorong masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi. Selain aman dan halal, vaksin menjadi salah satu cara untuk mengendalikan penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

"Mari sama-sama kita sukseskan program ini dengan cara mengikuti vaksinasi. Apalagi saat ini, sertifikat atau kartu vaksin banyak digunakan sebagai salah satu persyaratan dalam urusan tertentu," kata Sasingen.

Ia pun mengingatkan kepada seluruh tenaga kesehatan, utamanya tim vaksinator agar memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat dalam menggenjot jalannya program vaksinasi.

"Kepada pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan dan kampung, tokoh masyarakat dan tokoh agama diminta untuk mengambil peran, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melakukan vaksinasi," ujar Bupati. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved