Breaking News:

Warga MItra Mengaku Sangat Terdampak Penutupan Tempat Wisata

Seperti yang dirasakan warga sekitar Pantai Montoi, Desa Minanga Tiga, Kecamatan Pusomaen

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Charles Komaling
DOK TRIBUN MANADO
ilustrasi: Objek wisata Aer Konde di Minahasa Tenggara 

 TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO  - Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) telah ditetapkan sebagi wilayah zona merah penyebaran Covid-19.

Hal ini membuat Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) semakin diperketat.

Selain memperketat aktivitas keluar masuk di seluruh desa, pemerintah juga telah mengeluarkan edaran untuk menutup tempat wisata.

Berbagai keluhan pun meluap. Masyarakat yang bergantung pada aktivitas di tempat wisata mengaku sangat terdampak dengan kebijakan ini.

Seperti yang dirasakan warga sekitar Pantai Montoi, Desa Minanga Tiga, Kecamatan Pusomaen.

Mereka mengaku, sejak keluar kebijakan penutupan tempat wisata dikeluarkan, warga setempat tak lagi bisa memperoleh pendapatan dari kunjungan wisatawan.

"Biasanya kalau ada pengunjung, kami biasa berjualan," kata warga setempat.

Diakui, ini bukanlah satu-satunya mata pencaharian mereka. Meski begitu, hasil yang didapatkan dari berjualan sangat membantu.

"Memang rata-rata mata pencaharian utama selain adalah nelayan dan petani, tapi itu cukup untuk membantu pendapatan dan ekonomi keluarga kami," jelas mereka.

Pada kesempatan itu mereka juga berharap kebijakan ini segera berakhir.

"Kami berharap pandemi cepat berakhir, sehingga kami bisa beraktivitas dengan normal dan mencari rezeki kembali," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved