Breaking News:

Berita Bitung

Sebanyak 50 Ribuan Warga Bitung Terima Bansos Beras 10 Kilogram

Launching perdana kegiatan tanggap darurat bencana Covid 19 di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Chintya Rantung
christian wayongkere/tribun manado
Penyaluran Bansos Beras yang dilakukan pemerintah Kota Bitung kepada masyarakat melalui sejumlah kantor kelurahan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pelaksanaan pemberian bantuan sosial Wali kota Bitung Maurits Mantiri dan Wakil walikota Hengky Honandar, pada Sabtu (7/8/2021) kemarin merupakan launching perdana kegiatan tanggap darurat bencana Covid 19 di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dari informasi yang dirangkum Minggu (8/8/2021), pada launching tersebut penyaluran bantuan sosial dalam bentuk 10 kilogram beras per satu kepala keluarga (KK).

Sudah disalurkan melalui delapan tempat ibadah, yang ada di Kelurahan Girian Permai, Girian Atas, Wangurer Barat, Bitung Tumur, Kekenturan I dan Kadoodan dengan total 506 kepala keluarga.

Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung Robert Ruddy Wongkar bilang, bantuan sosial ini berasal dari belanja tidak terduga (BTT) Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kota Bitung tahun 2021.

"Jadi dalam BTT ada pengadaan beras dengan total anggaran sekitar rp 5,4 miliar, untuk disalurkan kepada 50 ribuan kepala keluarga di Kota Bitung," kata Robert Wongkar Minggu (8/8/2021).

Robert Wongkar menjelaskan, pemberian bantuan sosial (bansos) beras itu nantinya akan di kolaborasikan dengan cadangan beras pemerintah (CBP) di Dinas Sosial Kota Bitung.

Penyalurannya oleh BPBD Kota Bitung, bersama Dinas Sosial serta Bagian Kesra setda Kota Bitung akan berlanjut pada hari Senin (9/8) besok di wilayah Pulau Lembeh.

Sementara itu Give Mose Kepala Dinas Sosial Kota Bitung menambahkan, bansos beras 10 kilogram ini di fokusnya kepada masyarakat kurang mampu bukan penerima program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai.

Serta bukan ASN, TNI dan polri karena mereka memiliki penghasilan tetap.

Give Mose jelaskan, bansos ini merupakan tindak lanjut dari Menteri Dalam Negeri nomor 21 Tahun 2021, tentang penyediaan dan percepatan penyaluran Bantuan Sosial dan atau jaring pengaman sosial, yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (ABPD).

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved