Breaking News:

Penanganan Covid

Organisasi Kesehatan Dunia Serukan Seluruh Negara Hentikan Vaksinasi Covid Ini, Alasan WHO

Seruan untuk menghentikan booster vaksin Covid-19 benar-benar ditekankan oleh organisasi kesehatan dunia yang berada di bawah naungan PBB itu.

Editor: Aldi Ponge
Kompas.com
Sekretaris Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di Jenewa pada 30 Januari 2020. Tedros mengumumkan status darurat dunia atas virus corona yang hingga saat ini, sudah membunuh 212 orang di China. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -- Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta agar seluruh negara di dunia menghentikan vaksinasi penguat.

Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia ini meminta menghentikan sementara vaksin booster (penguat) setidaknya akhir September 2021.

Katanya, penghentian suntikan booster vaksin Covid-19 dapat memungkinkan setidaknya 10 persen dari populasi setiap negara divaksinasi

Seruan untuk menghentikan booster vaksin Covid-19 benar-benar ditekankan oleh organisasi kesehatan dunia yang berada di bawah naungan PBB itu.

Sebab kesenjangan antara tingkat vaksinasi di negara-negara berpenghasilan tinggi dan negara-negara berpenghasilan rendah, semakin melebar.

Tedros memahami kepedulian semua pemerintah di seluruh negara untuk melindungi rakyatnya dari pandemi.

Namun, WHO tidak dapat menerima negara-negara yang telah menggunakan sebagian besar pasokan vaksin global.

"Saya memahami kepedulian semua pemerintah untuk melindungi rakyatnya dari varian Delta," kata Tedros dikutip dari CNA.

"Tetapi kami tidak dapat menerima negara-negara yang telah menggunakan sebagian besar pasokan vaksin global yang menggunakan lebih banyak lagi," tambah Tedros.

Negara-negara berpenghasilan tinggi memberikan sekitar 50 dosis untuk setiap 100 orang pada bulan Mei, dan jumlah itu meningkat dua kali lipat, menurut WHO.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved