Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Hasil Studi Kemenkes Terkait Efek Vaksin Sinovac, Terungkap Semua Dampaknya, Begini Cara Kerjanya

Inilah hasil studi Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemkes) terhadap vaksin Sinovac.

Tayang:
https://www.takecarepharmacy.com/
Penampakan Sinovac Biotech yang berbasis di Beijing, China, mengumumkan data awal yang positif dari uji klinis Fase I / II vaksin Covid-19, CoronaVac. Vaksin ini menunjukkan imunogenisitas dan keamanan yang baik. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 130 upaya global untuk mengembangkan vaksin melawan COVID-19. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Inilah hasil studi Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemkes) terhadap vaksin Sinovac.

Terungkap semua dampak dari vaksin Sinovac saat setelah disuntikan kepada masyarakat. 

Berikut info lengkap mengenai vaksin Sinovac, termasuk cara kerjanya. 

Baca juga: Hujan Lebat Akan Terjadi Hari Ini Minggu 8 Agustus 2021, Info BMKG Ini Daerah-daerah yang Berpotensi

Baca juga: Info Terkini BMKG, Gempa Bumi di Laut Tadi Malam, Ini Lokasi dan Kekuatannya

Baca juga: 3 Berita Populer Selebriti Hari ini, Ajeng Fauzia Trauma, Kabar Barry Prima & Reino Barack Kesakitan

Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang menjalani vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac yang dilakukan pagi ini, Rabu, 13 Januari 2021 di Istana Negara. (Setpres)

Dalam rangka memerangi virus corona atau covid 19, Indonesia menjadi satu negara pengguna vaksin Sinovac.

Vaksin covid 19 yang dikembangkan perusahaan farmasi asal China tersebut sebetulnya bernama CoronaVac.

Namun, karena perusahaan pembuat vaksin tersebut bernama Sinovac, orang banyak menyebutnya vaksin Sinovac.

Vaksin sinovac perdana tiba di Indonesia, Minggu (6/12/2020).

Saat itu, 1,2 juta dosis vaksin Sinovac tiba di Bandara Soekarno-Hatta, diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-300ER, pada pukul 21.30 WIB.

Baru-baru ini, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemkes) merilis hasil studi terkait efektitas vaksin Sinovac.

Baca juga: Hasil Studi Kemenkes Terkait Efek Vaksin Sinovac, Terungkap Semua Dampaknya, Begini Cara Kerjanya

Suasana saat Vaksin covid 19 buatan Sinovac tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Senin (7/12/2020). Vaksin asal Cina tersebut tiba di Indonesia melalui terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020) malam. (TRIBUNNEWS/BIRO PERS/MUCHLIS Jr)

Berdasarkan hasil studi, terungkap pemberian vaksin Sinovac dosis lengkap dapat mencegah 100 persen dari kematian akibat covid 19 pada hari ke-28.

Hal tersebut didapat setelah Kemenkes melakukan studi efektivitas vaksin Sinovac terhadap infeksi, perawatan, dan kematian karena covid 19 terhadap tenaga kesehatan (nakes).

Studi dilakukan terhadap 25.374 tenaga kesehatan di DKI Jakarta periode 13 Januari- 18 Maret 2021 lalu.

Adapun studi berfokus pada tenaga kesehatan yang telah menerima vaksin dosis pertama maupun dosis lengkap.

Dari keterangan yang diterima Sabtu (7/8/2021), hasilnya pemberian vaksin dosis lengkap dapat mencegah 100 persen dari kematian akibat covid 19 pada hari ke-28.

Kemudian 94 persen mencegah infeksi covid 19 pada hari ke-28.

Serta 96 persen mencegah perawatan pada hari ke-14.

Sementara untuk efektivitas untuk dosis pertama, didapatkan 13 persen dapat mencegah infeksi covid 19 pada hari ke-14 serta 53 persen dapat mencegah perawatan pada hari ke-7.

Terhadap lansia

Kemenkes pun melakukan studi efektivitas Sinovac dalam mencegah covid 19 bergejala dan kematian akibat covid 19 pada lansia di atas 60 tahun setelah 14 hari menerima vaksinasi.

Studi dilakukan terhadap 86.916 lansia di DKI Jakarta selama periode Maret-April 2021.

Adapun studi berfokus pada lansia yang telah menerima vaksin dosis pertama, dosis lengkap, maupun yang belum menerima vaksinasi.

Dari keterangan yang diterima Sabtu (7/8/2021), pemberian vaksin dosis lengkap pada lansia dapat mencegah 85 persen covid 19 bergejala pada hari ke-28.

Kemudian, mencegah perawatan hingga 92 persen.

Serta 95 persen mencegah kematian pada lansia akibat virus corona.

Sementara pada lansia yang menerima dosis pertama, didapati 35 persen dapat mencegah covid 19 bergejala.

Studi dilakukan pada ribuan lansia yang tidak memiliki riwayat PCR (+) covid 19 sebelum vaksinasi dan sebelum masa pengamatan dimulai.

Sebanyak 40.245 lansia telah mendapatkan vaksinasi lengkap pada periode 4–29 Maret 2021.

Diamati hingga 28 hari pasca vaksinasi dan dibandingkan dengan lansia yang belum mendapatkan vaksinasi dengan periode follow-up Maret–Mei 2021.

Sebanyak 6.446 lansia baru menerima vaksin Sinovac dosis pertama.

Serta 40.245 lansia penerima dosis lengkap.

"Vaksinasi dosis lengkap memberikan proteksi dalam menurunkan risiko covid 19 bergejala, perawatan dan kematian pada lansia," tulis keterangan Kemenkes.

Mengenal vaksin Sinovac

Sinovac, perusahaan obat asal China, mengembangkan vaksin virus corona baru bernama CoronaVac.

Vaksin tersebut adalah salah satu jenis vaksin corona yang kini digunakan di Indonesia.

Sinovac menggunakan metode inactivated untuk mematikan virus.

Sehingga, vaksin virus corona yang dibuat Sinovac tidak mengandung virus hidup atau yang dilemahkan.

Sinovac telah melakukan tahap uji klinis untuk memastikan keamanannya.

Dirangkum dari New York Times, berikut 6 cara kerja vaksin Sinovac:

1. Terbuat dari virus corona

Untuk membuat CoronaVac, para peneliti Sinovac memulainya dengan mengambil sampel virus corona dari pasien di China, Inggris, Italia, Spanyol, dan Swiss.

Satu sampel dari China akhirnya menjadi dasar pembuatan vaksin.

CoronaVac bekerja dengan membuat antibodi untuk melawan virus corona SARS-CoV-2. Antibodi menempel pada protein virus.

2. Menonaktifkan virus corona

Para peneliti menumbuhkan stok besar virus corona di sel ginjal monyet. Kemudian, mereka menonaktifkan virus dengan bahan kimia yang disebut beta-propiolakton.

Virus corona yang tidak aktif tidak bisa lagi bereplikasi. Tetapi, protein mereka tetap utuh.

Baca juga: Di Singapura, Orang yang Alergi Vaksin mRNA Bisa Pilih Vaksin Sinovac untuk Dosis Lanjutan

Para peneliti kemudian menarik virus yang tidak aktif dan mencampurkannya dengan sejumlah kecil senyawa berbasis aluminium yang disebut adjuvan.

Adjuvan merangsang sistem kekebalan untuk meningkatkan responsnya terhadap vaksin.

3. Mendorong respons kekebalan tubuh

Karena virus corona di vaksin Sinovac sudah mati, maka bisa disuntikkan ke tubuh manusia tanpa menyebabkan covid 19.

Begitu masuk ke dalam tubuh, beberapa virus yang tidak aktif ditelan oleh sejenis sel kekebalan yang disebut sel pembawa antigen.

Sel yang membawa antigen merobek virus corona dan memunculkan beberapa fragmen di permukaannya.

Lalu, sel T dalam tubuh mendeteksi fragmen tersebut.

Jika fragmen cocok dengan salah satu protein sel, sel T menjadi aktif dan dapat membantu merekrut sel kekebalan lain untuk merespons vaksin.

4. Membuat antibodi

Jenis sel kekebalan lain, sel B juga dapat menghadapi virus corona yang tidak aktif.

Sel B memiliki protein dalam berbagai bentuk, dan beberapa mungkin memiliki bentuk yang tepat untuk menempel pada virus corona.

Ketika sel B terkunci, ia dapat menarik sebagian atau seluruh virus dan menampilkan fragmen virus corona di permukaannya.

Sel T membantu mencocokkan fragmen dengan sel B.

Jika cocok, sel B juga diaktifkan, berkembang biak, dan mengeluarkan antibodi untuk melawan virus corona.

5. Menghentikan virus

Setelah divaksinasi dengan vaksin Sinovac, sistem kekebalan tubuh dapat merespons infeksi virus corona hidup.

Sel B menghasilkan antibodi yang menempel pada virus corona dan mencegah virus memasuki sel.

Jenis antibodi lain dapat memblokir virus dengan cara lain.

1,8 juta vaksin sinovac tiba di Terminal Cargo 530 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (31/12/2020) sore.

6. Mengingat virus

Setelah divaksinasi, sistem kekebalan tubuh memiliki sel khusus yang disebut sel B yang mungkin menyimpan informasi tentang virus corona selama bertahun-tahun atau bahkan beberapa dekade.

(Tribunnews.com/ kontan.co.id/ Rina Ayu/ Virdita Ratriani)

Berita Terkait Penanganan Covid

SUMBER :

https://m.tribunnews.com/corona/2021/08/08/studi-kemenkes-ungkap-efektivitas-vaksin-sinovac-terhadap-infeksi-hingga-kematian-akibat-covid 19?page=all

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved