Breaking News:

Pemkab Sitaro Akan Gelar Upacara HUT RI Secara Terbatas

Rencananya di halaman depan kantor bupati. Jadi setiap OPD mengutus perwakilan pegawai sebagai peserta upacara

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Charles Komaling
TRIBUN MANADO/JHONLY KALETUANG
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro Herry Bogar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO  - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di tengah pandemi seperti saat ini membuat segala sesuatu jadi berbeda.

Semarak kemeriahan memperingati hari bersejarah bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang biasanya dilaksanakan sepanjang bulan Agustus harus ditiadakan karena wabah Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 yang kini telah banyak menelan nyawa manusia.

Di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Provinsi Sulawesi Utara, peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan termasuk upacara pada 17 Agustus mendatang akan dilaksanakan secara terbatas.

"Rencananya (upacara) hanya terbatas di lingkungan kantor bupati," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sitaro, Herry Bogar di ruang kerjanya, Jumat (6/8/2021).

Menurut Bogar, sejauh ini pihaknya berencana untuk menggelar upacara bendera di lingkungan kantor bupati, pada pukul 07.00 Wita dengan melibatkan peserta upacara dari internal Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Sitaro.

"Rencananya di halaman depan kantor bupati. Jadi setiap OPD mengutus perwakilan pegawai sebagai peserta upacara," lanjutnya.

Untuk instansi vertikal lainnya yang biasa dilibatkan dalam kegiatan upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia diarahkan untuk menyelenggarakan upacara di kantor masing-masing.

"Karena memang kondisi pandemi saat ini tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan dengan mengumpulkan orang banyak, termasuk upacara," terang Bogar.

Dalam upacara nanti, Bogar bilang pihaknya sedang mempertimbangkan adanya pelibatan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang biasanya bertugas mengibarkan bendera. Apabila melibatkan Paskibraka, pihaknya memiliki dua opsi, yakni hanya tiga orang pengibar bendera atau delapan orang yang akan ditugaskan pada upacara nanti.

"Hari Senin kita akan rapat dan memutuskan soal paskibraka ini," ujarnya.

Dia menambahkan, pasca upacara di internal pemerintah daerah, Bupati dan jajaran Forkopimda akan mengikuti pelaksanaan upacara bendera di Istana Negara secara virtual.

Terkait rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-76 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah daerah masih mempertimbangkan akan rencana tersebut guna mengantisipasi potensi penyebaran virus corona.

"Secepatnya akan kita putuskan soal ini. Yang pasti, kita harus membatasi kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang," ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pemuda Olahraga Dinas Pendidikan Kabupaten Sitaro, Davis Kiroh mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait pelaksanaan upacara, khususnya dalam hal pelibatan Paskibraka.

"Kalau pun nanti dilibatkan, pastinya tidak seperti biasanya yang melibatkan pasukan 17, delapan dan 45. Kemungkinan hanya delapan atau bahkan tiga orang pengibar," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved