Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Indonesia

Info Terkini Kompetisi Liga 1, Berikut Pernyataan Terbaru Menpora Zainudin Amali

Kabar terkini kompetisi Liga 1 2021/2022. Berikut ini pernyataan terbaru dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. 

Tangkap layar instagram kemenpora
Menpora Zainudin Amali 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terkini kompetisi Liga 1 2021/2022.

Telah digelar rapat koordinasi membicarakan tentang penyelenggaraan kompetisi Liga 1 2021/2022.

Berikut ini pernyataan terbaru dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. 

Baca juga: Gempa Terkini Malam, Jumat 6 Agustus 2021, Info BMKG 12 Daerah Merasakan, Ini Lokasi dan Kekuatannya

Baca juga: Info Terkini Kasus Covid 19 di 34 Provinsi Indonesia, Jumat 6 Agustus 2021

Baca juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang Akan Terjadi Sabtu 7 Agustus 2021, Info BMKG 25 Daerah Berpotensi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. (YouTube Tribun-Papua.com)

Pada rapat tersebut selain dihadiri oleh PSSI dan PT LIB juga diikuti dari pihak BNPB dan Mabes Polri.

Seperti diketahui, Liga 1 yang semula kick off pada 9 Juli lalu harus mengalami penundaan hingga akhir Juli guna mendukung upaya pemerintah menekan penyebaran covid-19.

Kini, PSSI dan PT LIB menginformasikan kick off Liga 1 bakal bergulir pada 20 Agustus mendatang

“Kami tadi mendengarkan pemaparan dari Ketum (PSSI) dan LIB tentang persiapan untuk gelaran liga 1 dan liga 2 kemudian direspon oleh BNPB dan Mabes polri,” kata Menpora dalam konferensi pers melalui zoom, Jumat (6/8/2021).

“Beberapa hal yang dikemukakan pertama kita sepakat bahwa sekarang ini masih dalam keadaan pandemi dan pemerintah dengan upaya kerasnya, Alhamdulillah sudah mulai menurunkan secara perlahan tentang pandemi ini. Kemudian juga upaya pemerintah untuk vaksin kita sudah bisa lihat hasilnya,” lanjut dia.

Menpora Zainudin Amal. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Menpora Amali meyakini PSSI dan PT LIB dapat menyelenggarakan kompetisi nanti dengan protokol kesehatan ketat.

Keyakinan Menpora berkaca pada turnamen pramusim lalu, di mana Piala Menpora 2021 yang berjalan selama satu bulan berakhir dengan sukses tanpa adanya kasus penyebaran covid-19.

Ia hanya ingin PSSI dan PT LIB terus konsisten menjaga protokol kesehatan hingga akhir musim, pasalnya kompetisi Liga 1 ini bakal berlangsung dari Agustus 2021 - Maret 2022.

“Pelaksanaan liga semua juga memandang bahwa walaupun sekarang dalam situasi pandemi, tetapi kita tidak boleh berhenti berkegiatan termasuk liga ini. Kita sudah punya pengalaman pada turnamen pramusim dan itu sukses,” kata Amali.

“Pengalaman itu menjadi hal yang sangat berharga untuk kompetisi. Kita punya kemampuan, kita bisa bekerja melakukan kegiatan dengan extra ordinary maka sukses pelaksanaannya memang perbedaannya turnamen Piala Menpora waktunya pendek kalau kompetisi panjang,” sambung dia.

“Masalahnya bukan di situ, penyelenggara PSSI dan LIB mampu atau tidak, punya pengalaman atau tidak, ternyata dari pengalaman tadi kita menyimpulkan keduanya siap. Bahkan lebih ketat dari Piala Menpora lalu. Jadi kalau dari sisi teknis penyelenggaraan sebagai yang sudah dipaparkan kita punya keyakinan penyelenggara mampu dan menjaga prokes secara disiplin. Bahkan liga akan fleksibel,” pungkasnya. (*)

Info Terkait Izin

Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan belum mengeluarkan surat izin atas bergulirnya Liga 1 2021 pada 20 Agustus mendatang.

Diketahui, wacana kick-off LIga 1 2021 pada 20 Agustus mendatang itu didengungkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.

Dalam keterangannya PSSI dan PT LIB mengaku sudah mengantongi izin dari kepolisian.

Namun, pernyataan tersebut langsung dibantah oleh Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops Kapolri), Irjen Pol Imam Sugianto.

Imam menegaskan bahwa hingga kini Polri belum mengeluarkan izin.

Pasalnya, Polri masih menunggu surat rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19/BNPB.

"Belum, Polri prinsipnya menunggu konfirmasi dari Satgas Covid, kan harus ada rekomendasi pelaksanaan di sana," kata Imam dikutip dari Antara, Rabu (4/8/2021).

Menurut Imam, Polri baru akan mengeluarkan surat izin untuk Liga 1 apabila sudah mendapat restu dari Satgas Covid-19.

"Kalau itu sudah oke, Polri tidak ada alasan untuk tidak membantu mengeluarkan (izin)," ungkap Imam.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, pun buka suara.

Sudjarno mengatakan bahwa PT LIB dan PSSI terus berkoordinasi dengan Polri.

"Komunikasi itu tentang Liga 1 yang dimulai 20 Agustus 2021," ujar Sudjarno.

"PSSI juga menjali pembicarran serupa termasuk dengan Kemenpora dan BNPB," imbuhnya.

PT LIB sendiri mengklaim bahwa mereka sudah mendapat restu dari BNPB.

Hal itu mengacu pada surat yang diberikan BNPB kepada PSSI pada akhir Juni lalu.

Di dalam surat tersebut BNPB meminta PSSI untuk menunda Liga 1 hingga akhir Juli 2021.

"Dalam surat tersebut direkomendasikan bahwa liga ditunda sampai akhir Julia," tutur Sudjarno.

"Jadi kami menyiapkan Liga 1 mulai 20 Agustus."

"Tanggal itu pun hasil komunikasi PSSI, Kemenpora, BNPB dan Mabes Polri," sambungnya.

Sudjarno sendiri optimisi Liga 1 2021 bisa bergulir sesuai rencana.

"Insyaallah saya sangat yakin Liga 1 bisa bergulir mulai 20 Agustus 2021," katanya. (Unggul Tan Ngasorake/Bolanas/Antara/*)

PSSI Ngotot Kick-off Liga 1 2021 Harus Bergulir 20 Agustus

Setelah berulang kali mengalami penundaan, Liga 1 2021 diisyaratkan harus bergulir pada 20 Agustus mendatang.

Pihak PSSI berkeras, kali ini jadwal kompetisi sepakbola dalam negeri tak boleh lagi mundur.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, membeberkan alasan utama pihaknya keukeuh.

Sudah sejak Juli lalu muncul wacana Liga 1 2021 bakal mulai bergulir pada 20 Agustus 2021.

Wacana itu merebak setelah sebelumnya PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terpaksa menunda pelaksanaan Liga 1 2021 pada 9 Juli 2021.

Tetapi karena kasus Covid-19 melonjak tinggi akhirnya BNPB mengirim surat ke PSSI dan meminta kompetisi Liga 1 ditunda.

Selain itu, Liga 1 2021 harus mundur dari rencana awal lantaran pemerintah memutuskan untuk memulai program Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali.

Dengan itu, PSSI memutuskan kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu ditunda hingga akhir Agustus 2021.

Kini, setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan PPKM hingga 9 Agustus mendatang, PSSI justru mengambil langkah tegas untuk tidak menunda-nunda liga lagi.

PSSI berniat untuk tetap menggelar liga pada 20 Agustus 2021.

PSSI sendiri belum mengantongi surat rekomendasi dari BNPB sebagai salah satu syarat untuk menggulirkan kompetisi.

Keputusan itu diambil PSSI setelah berkoordinasi dengan Menpora Zainudin Amali dan Mabes Polri.

“PSSI sudah mempertimbangkan banyak hal terkait kapan Liga 1 2021-2022 harus bergulir," ucap Yunus Nusi dilansir Bolasport.com dari laman resmi PSSI.

"Kami masih konsisten pada tanggal 20 Agustus Liga 1 akan bergulir. Untuk itu dalam waktu dekat kami akan menggelar pertemuan virtual dengan seluruh perwakilan klub Liga 1."

"Tentu kompetisi sementara akan tanpa penonton. Kita lihat perkembangan ke depan apakah bisa dengan penonton dengan kapasitas tertentu atau tidak,” kata Yunus Nusi.

Pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu menjelaskan, ada alasan khusus mengapa pihaknya bersikeras untuk tidak lagi menunda liga.

Menurut Yunus Nusi, ketiadaan kompetisi bisa berpengaruh dalam penilaian FIFA, AFC, dan AFF terhadap PSSI.

“PSSI harus menjalankan kompetisi karena bisa berpengaruh terhadap penilaian FIFA, AFC, dan AFF terhadap kami."

"Apalagi kami juga akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, play-off Kualifikasi Piala Asia 2022 dan Kualifikasi Piala AFC U-23,” imbuh Yunus.

Di sisi lain, Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, memastikan bahwa semua pihak yang terlibat sudah siap untuk kembali menggelar kompetisi.

Para pemain dan ofisial tim sebagai komponen utama pertandingan juga sudah mendapat vaksin Covid-19 hingga dosis kedua.

“Untuk klub Liga 2 juga sebagian besar sudah melakukan vaksinasi. Tentu ini hal yang baik menuju kick-off Liga 1 dan 2, karena kami ikut membantu tercapainya program herd immunity di komunitas kita sendiri. Yang pasti mereka yang mengikuti kompetisi harus divaksin semua,” ujar Hadian.

“Dengan adanya kompetisi Liga Indonesia kami berharap menaikkan imun orang-orang di Indonesia. Apalagi kami akan menjalankan kompetisi dengan protokol kesehatan ketat dan tanpa adanya penonton yang hadir di stadion,” imbuhnya. (Wila Wildayanti/Hugo Hardianto Wijaya/BolaSport)

Berita Terkait Liga Indonesia

SUMBER:

https://www.tribunnews.com/superskor/2021/08/06/menpora-zainudin-amali-liga-tidak-boleh-berhenti

https://www.tribunnews.com/superskor/2021/08/05/polri-tegaskan-belum-keluarkan-izin-liga-1-2021-ini-kata-operator-kompetisi?page=all

https://www.tribunnews.com/superskor/2021/08/04/alasan-ini-bikin-pssi-ngotot-kick-off-liga-1-2021-harus-bergulir-20-agustus?page=all

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved