Breaking News:

Nasional

Apa Akibat Jika Terlambat Vaksinasi Covid 19 Tahap Dua? Ini Penjelasan Kemenkes

Untuk vaksin Sinovac, jarak penyuntikan dosis 1 ke dosis kedua adalah 28 hari, sementara vaksin AstraZeneca 2 sampai 3 bulan.

Editor: Alpen Martinus
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Vaksinasi Covid-19 bagi masyatakat umum dan anak di salah satu pusat perbelanjaan di Manado belum lama ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Pemerintah Indonesia kini tengah menggenjot terwujudnya herd immunity dengan melakukan percepatan vaksinasi Covid 19.

Namun di sejumlah daerah banyak yang sudah melakukan vaksinasi tahap pertama dan diminta untuk menjalani vaskinasi ke dua pada interval waktu yang sudah ditentukan.

Tapi kenyataannya, saat waktu yang ditentukan untuk vaksinasi ke dua, urung dilakukan.

Baca juga: Vaksinasi Ketiga Bagi 20 Ribuan Nakes di Sulut Tunggu Vaksin dari Pusat

Begini Penjelasan Bila Terlambat Vaksin Covid-19  ke 2, Vaksinasi Tekan Penyebaran Virus
ilustrasi Vaksinasi Covid-19.(Tribunnews/Irwan Rismawan)

Alasannya, lantaran stok vaksin habis atau lantaran keterlambatan pengiriman.

Vaksinasi merupakan salah satu upaya penting dalam penekanan laju penyebaran virus.

Untuk itu, Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan laju vaksinasi yang saat ini berada di angka 1 juta-1,25 juta setiap harinya.

Pemerintah telah mendistribusikan 86.253.981 dosis vaksin dan 67.884.947 dosis telah digunakan di 34 provinsi.

Baca juga: Hari Ini Vaksin dari Amerika Serikat Tiba di Indonesia, Besok Vaksin AstraZeneca Pemerintah Inggris

Wawali Tomohon Syerly Adelyn Sompotan Akhirnya Disuntik Vaksin Sinovac
Wawali Tomohon Syerly Adelyn Sompotan Akhirnya Disuntik Vaksin Sinovac (Istimewa)

Vaksinasi merupakan upaya tambahan untuk melindungi seseorang dari potensi penularan COVID-19,

sehingga protokol kesehatan mutlak tetap dilakukan untuk memberikan perlindungan yang optimal.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved