Breaking News:

Sekda Mitra Ingatkan Peserta Seleksi CPNS Soal Calo

Usai mengumumkan hasil seleksi administrasi, ia mengingatkan beberapa hal penting kepada para pelamar.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Charles Komaling
Kharisma Kuruma/Tribun Manado
Sekda) Kabupaten Mitra, David Lalandos. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Keberadaan calo pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jadi perhatian serius panitia seleksi di daerah.

Imbauan agar tidak percaya dengan jasa gelap itu pun terus digaungkan.  Seperti yang dilakukan Ketua Panitia Pengadaan CPNS Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), David Lalandos.

Usai mengumumkan hasil seleksi administrasi, ia mengingatkan beberapa hal penting kepada para pelamar.

Menurutnya, Pemkab Mitra tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun dari oknum-oknum yang mengatasnamakan Panitia pengadaan CPNS Tahun 2021.

“Sehingga peserta diharapkan tidak melayani tawaran-tawaran untuk mempermudah penerimaan sebagai CPNS Tahun 2021,” ungkapnya David Lalandos, sebagaimana yang tertuang dalam Surat Pengumuman Panitia Pengadaan CPNS Kabupaten Mitra Nomor 10/PAN-CPNS/MTVI/2021.

Pelamar juga diimbau agar tidak mempercayai apabila ada pihak tertentu (calo) yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk lain.

“Kelulusan peserta merupakan hasil/prestasi peserta sendiri. Apabila diketahui dan dapat dibuktikan bahwa kelulusannya karena kecurangan/pelanggaran, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku dan digugurkan kelulusannya,” ucap David Lalandos yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Mitra.

Pelamar juga diingatkan berkaitan dengan sanksi jika ada pelamar memberikan keterangan/data yang tidak benar dan dikemudian hari diketahui, baik pada setiap tahapan pendaftaran, seleksi, maupun setelah diangkat menjadi CPNS/PNS.

“Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara berhak menggugurkan kelulusan tersebut dan/atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS,” tegasnya.

Pemerintah juga dapat menuntut ganti rugi atas kerugian negara yang terjadi akibat keterangan yang tidak benar tersebut, dan melaporkan sebagai tindak pidana ke pihak yang berwajib karena telah memberikan keterangan palsu.

“Jadi diingatkan bahwa untuk mengikuti seluruh seleksi CPNS Tahun 2021, para peserta tidak Dipungut Biaya apapun,” tandas David Lalandos.

Adapun dirinya menegaskan bahwa keputusan Panitia Pengadaan CPNS Tahun 2021 bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Lanjut dijelaskannya, untuk pelayanan penjelasan informasi, perubahan jadwal tahapan seleksi, pengumuman serta pengaduan terkait pelaksanaan seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara Tahun 2021, pelamar diimbau menghubungi web, email, dan helpdesk resmi.

Web resmi masing-masing, http:/mitrakab.go.id, https:/web.facebook.com/groups/www.mitrakab.go.id,
https:/web.facebook.com/admincpns.mitra.5, Email: panitia.cpns2021.mitrakab@gmail.com dan Helpdesk: https:/helpdesk-sscasn.bkn.go.id.

“Para calon pelamar disarankan untuk terus memantau situs tersebut untuk melihat pengumuman-pengumuman penting lainnya serta waktu dan tempat pelaksanaan ujian,” jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved