Breaking News:

Berita Manado

Kasus Meninggal Covid 19 Meningkat, BPBD Manado Tambah Petugas Pengubur Jenazah

Plt Kepala BPBD Manado Pieter Eman mengatakan, petugas penguburan jenazah Covid 19 ditambah menjadi empat tim.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Plt Kepala BPBD Manado Pieter Eman 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado terpaksa menambah petugas penguburan jenazah Covid 19 akibat tingginya kasus Covid 19 di Manado.

Plt Kepala BPBD Manado Pieter Eman mengatakan, petugas penguburan jenazah Covid 19 ditambah menjadi empat tim.

"Dari sebelumnya setim menjadi empat tim," katanya Rabu (4/8/2021) di Pemkot Manado.

Sebut dia, setim ada enam orang. Berarti total keseluruhan ada 24 orang petugas pengubur jenazah Covid 19 yang disediakan BPBD Manado.

Menurut dia, kasus meninggal Covid 19 di Manado meningkat pesat. Sehari bisa sampai 10 jenazah.

"Ini jauh lebih banyak dari tahun lalu. Dimana rata rata hanya 2 kasus," kata dia.

Ia berharap penambahan petugas pengubur jenazah berimbas pada lebih baiknya pelayanan kepada warga. 

Menjadi pengubur jenazah Covid 19. 

Tak pernah sekalipun Lee Bawole berpikir akan menjalani pekerjaan tersebut.

"Saya dulunya paling takut lihat peti mati. Kalau mau ke acara duka, saya tak mau lihat peti mati. Namun saat ini saya harus berurusan dengan peti mati setiap hari," kata wanita yang berprofesi sebagai PNS ini kepada Tribun Manado Rabu (21/7/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved