Breaking News:

Greysia Polii

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Siapkan Bonus Rumah untuk Greysia Polii

Apriyani - Rahayu berhasil meraih medali emas Bulutangkis Ganda Putri Olimpiade Tokyo untuk Indonesia.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
IST/Anthoni purukan
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey saat menyaksikan Partai Final Bulutangkis Ganda Putri Olimpiade Tokyo, lewat layar televisi di kediamannya di Desa Kolongan, Minahsa Utara, Senin (2/8/2021) 

"Papa meninggal saat Greysia masih umur 2 tahun," kata Hershya usai nonton bareng Final Olimpiade di Terung Kabasaran Kolongan Tomohon.

Greysia pun mulai menggeluti bulu tangkis sejak usia 5 tahun.

"Sejak Greysia 5 tahun mama selalu suport. Mama terus antar Greysia latihan, juga kami kakak-kakak memberikan suport penuh ," ungkap Perempuan yang akrab disapa Ade ini.

"Saat itu dia latihan di PB Pisok. Duluh sempat pernah sama-sama latihan dengan Liliana Natsir," ujarnya seraya menambahkan duluhnya mereka tinggal Kota Tomohon tepatnya di Jalan Okoy Kakaskasen.

"Kami tinggal di Tomohon. Ayah kami memang asli Tomohon," katanya.

Greysia sendiri menurut Hershya, terinpirasi dari kakaknya Mama yang juga merupakan Atlit bulu tangkis.

"Terinspirasi dari tante kami yang kebetulan atlit Bulatangkis. Tante kami sempat ikut di Uber Cup," ujarnya.

Adapun suka duka dilalui Greysia, malahan hampir saja gantung raket alias pensiun usai insiden 2012 lalu. Saat itu Greysia sempat didiskulifikasi pada Olimpiade London 2012.

"Itu pengalaman terburuk baginya. Malah sempat frustasi saat dianggap main sabun dan dapat kartu hitam. Dia hampir putus asa, malah nyaris pensiun usai Insiden Olimpiade London tersebut," ungkap Ade.

Meski begitu keluarga terus mendukung dan memberi support kepada Greysia. Sehingga perlahan Greysia mampu melewati masa-masa sulitnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved