Greysia Polii

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Juara, Indonesia Dapat Medali Emas Pertama Olimpiade Tokyo

Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas setelah mengalahkan ganda terkuat asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Editor: Alpen Martinus
Instagram@greyspolii
Pasangan gand aputri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Indonesia akhirnya mendapatkan medali emas pertama di Olimpiade Tokyo, datang dari cabang olahraga bulu tangkis.

Tunggal putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mengalahkan ganda putri Cina.

Mereka cukup kuat, buktinya sang lawan tumbang dalam dua set langsung.

Baca juga: Greysia-Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo, Chen-Jia Tumbang, Cetak Sejarah untuk Indonesia

MEDALI Emas Indonesia dari Ganda Putri <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/greysia-polii' title='Greysia Polii'>Greysia Polii</a>/Apriyani Rahayu setelah Kalahkan Ganda China
Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas badminton Olimpiade Tokyo 2020 setelah dalam final mengalahkan ganda terbaik China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. (bwf.official)

Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas setelah mengalahkan ganda terkuat asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Pada set pertama, ganda terbaik Indonesia ini menang dengan skor 21-19.

Pada set kedua, pertandingan yang mendebarkan tersebut berakhis dengan skor 21-15.

Medali emas ganda putri badminton ini menjadi pelibur lara setelah dua ganda putra terbaik asal Indonesia gagal memberi medali kepada Indonesia.

Baca juga: SELAMAT! Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo 2020

Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) bereaksi setelah mendapat poin dari Greysia Polii Indonesia saat mereka memenangkan game pertama dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021.
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) bereaksi setelah mendapat poin dari Greysia Polii Indonesia saat mereka memenangkan game pertama dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Pedro PARDO / AFP)

Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang peringat pertama dunia gagal pada babak perempat final.

Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan peringkat kedua dunia gagal di babak semifinal.

Tren membaik

Meski peringkat Greysia Polii/Apriyani Rahayu nomor 7 dunia dan CHEN Qing Chen/JIA Yi Fan nomor 2 dunia, tren penampilan ganda terbaik Indonesia ini terus meningkat.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu di perempat final menngalahkan ganda kuat asal China juga, yakni Du Yue/Li Yin Hui yang menempati peringkat ke-6 dunia.

Baca juga: Medali Emas hingga Perunggu Olimpiade Tokyo Terbuat dari Sampah Elektronik, Jepang Manfaatkan Limbah

FOTO: Greysia Polii dari Indonesia dan Apriyani Rahayu dari Indonesia (kiri) merayakan dengan seorang pelatih setelah memenangkan pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Shin Seung-chan dari Korea Selatan dan Lee So-hee dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021.
FOTO: Greysia Polii dari Indonesia dan Apriyani Rahayu dari Indonesia (kiri) merayakan dengan seorang pelatih setelah memenangkan pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Shin Seung-chan dari Korea Selatan dan Lee So-hee dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021. (Alexander NEMENOV / AFP)

Kemudian di semifinal, Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengandaskan harapan korea selatan, Lee Sohee/Shin Seungchan yang memiliki peringkat ke-4 dunia.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved