Olimpiade Tokyo 2020
Atlet Putri Gunakan Kondom Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo, Ternyata Ada Tradisi Bagi-bagi Kondom
Jessica menggunakan kondom untuk memperbaiki kayaknya yang alami kerusakan. Akhirnya raih medali emas.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Cerita atlet cantik asal Australia Jessica Fox dapat medali emas cabang olahraga kayak Olimpiade Tokyo 2020 dengan memanfaatkan kondom saat bertanding.
Jessica menggunakan kondom untuk memperbaiki kayaknya yang alami kerusakan.
Fungsi kondom untuk cabor ini sangat berpengaruh saat mengalami kerusakan pada kayak.
Hasilnya berbuah manis, berkat inovasi dadakannya itu Jessica berhasil menyabet medali perunggu dan emas.
Cerita unik ini bermula saat ujung kayak Fox berlubang dan timnya berusaha menambal agar tetap bisa bertanding.
Kemudian seseorang tampak mengoleskan campuran karbon ke bagian depan kayak lalu membalutnya dengan kondom.
"Pasti kalian tidak tahu kondom bisa dipakai untuk memperbaiki kayak," tulis Fox di videonya yang viral.
"Ini lebih melar dan kuat. Membuat karbon jadi lebih halus," tambah Fox.
Fox kemudian bertanding dan menyelesaikannya dengan cukup mulus, hingga menyabet medali perunggu di final kano slalom K1, sebagaimana dilansir dari Global News.
Tak cukup sampai di situ, atlet berusia 27 tahun tersebut juga menggondol emas di final kano slalom C1, mengakhiri penantian 10 tahun untuk meraih gelar juara Olimpiade.
Melansir NDTV, Jumat (30/7/2021), video reparasi kayak dengan kondom ini menjadi viral di TikTok.
Tidak sulit bagi atlet kayak tersebut untuk mendapat kondom di kampung atlet Olimpiade Tokyo.
Pasalnya, penyelenggara Olimpiade Tokyo berencana membagikan 60.000 kondom kepada para atlet yang mengikuti ajang multi-cabor terakbar di dunia tersebut.
Namun, panitia melarang atlet menggunakannya untuk berhubungan seks di kampung Olimpiade Tokyo, demi menegakkan protokol kesehatan Covid-19.
Lepas dari cerita Jessica Fox, ternyata kondom menjadi salah satu fasilitas untuk pergelaran Olimpiade.
Penyelenggara Olimpiade Tokyo menyediakan berbagai fasilitas untuk para atlet-atlet yang akan bertanding di acara olahraga empat tahunan tersebut.
Fasilitas utama yang disediakan pihak penyelenggara adalah berupa tempat tinggal.
Tempat tinggal untuk para atlet tersebut adalah desa atlet bernama Village Plaza yang terletak di distrik tepi laut Harumi, Tokyo.
Selain mendapat fasilitas utama, para atlet juga mendapat fasilitas lainnya berupa kondom.
Seperti juga "kelaziman" yang terjadi pada perhelatan serupa sebelumnya, kondom menjadi salah satu benda yang disediakan bagi para atlet yang berlaga.
Dilansir The Guardian, pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo berencana mendistribusikan 160.000 kondom untuk para atlet selama pertandingan.
Akan tetapi, pihak penyelenggara memberi tahu para atlet untuk tidak menggunakannya karena aturan pembatasan Covid-19.
Jika atlet tetap melanggar pembatasan Covid-19 selama pertandingan maka mereka bisa diskualifikasi, didenda, atau dipulangkan.
Tradisi Kondom di Olimpiade
Pesta olahraga multicabang terbesar di dunia itu memang punya tradisi membagikan ratusan ribu kondom pada atlet.
Hal itu dilakukan agar memudahkan mereka yang ingin berhubungan seks sehingga mereka dapat melakukannya dengan aman selama pertandingan.
Selain itu, kondom yang dibagikan pada para atlet untuk meningkatkan kesadaran akan HIV dan AIDS.
Membagikan kondom gratis di Olimpiade sudah dilakukan sejak gelaran Olimpiade Musim Panas 1999, di Seoul.
Dikutip dari KOMPAS.com Lifestyle, berikut adalah sejarah kondom di Olimpiade:
Olimpiade Musim Panas 1988
Untuk pertama kalinya pendistribusian kondom di publikasikan ketika ajang ini digelar di Seoul, Korea Selatan. Saat itu isu yang mengemuka adalah bagaimana menghambat penyebaran virus HIV.
Olimpiade Musim Dingin 1994
Panitia penyelenggara mendistribusikan kondom secara gratis kepada atlet, wartawan, dan para pesohor sebagai bagian dari kampanye AIDS.
Kala itu Olimpiade digelar di Lillehammer, Norwegia.
Olimpiade Musim Panas 2000
Penyelenggara Olimpiade dilaporkan menyediakan 90.000 kondom untuk atlet yang berlaga diSydney, Australia.
Olimpiade Musim Dingin 2010
The British Columbia Center for Disease Control mendistribusikan sekitar 100.000 kondom untuk atlet dan official saat berlaga di Vancouver.
Olimpiade Musim Panas 2016
Pada ajang terakhir Olimpiade Musim Panas yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil, penyelenggara mengalokasikan sekitar 450.000 kondom untuk atlet. Artinya, setiap atlet bisa menerima 42 kondom.
Olimpiade Musim Dingin 2018
Panitia membagikan 110.000 kondom kepada atlet selama perhelatan Olimpiade Musimg Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan, pada 9-25 Februari 2018.
Baca juga: Atlet Cantik Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo Pakai Kondom Sebelum Bertanding
(Kompas.com)
Tautan:
https://www.kompas.com/global/read/2021/08/01/191843670/pakai-kondom-untuk-bertanding-peraih-medali-emas-olimpiade-tokyo-ini
https://www.kompas.com/sports/read/2021/06/25/13300008/olimpiade-dan-tradisi-bagi-kondom
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jessica-fox-atlet-kayak-australia-yang-raih-medali-emas-olimpiade-tokyo-2020.jpg)