Breaking News:

Relawan Minahasa Selatan Kembali Makamkan Tiga Jenazah Covid-19

Biasanya, saat kami menerima perintah itu, berarti jenazah yang akan kami makamkan positif terpapar Covid-19

Penulis: Rul Mantik | Editor: Charles Komaling
Ist/Mariano Kani
ilustrasi: Satgas Pemakaman Covid-19 Pol PP Minsel 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Memasuki 1 Agustus 2021, kematian karena Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) belum berhenti. Korban 'serangan' Covid-19 masih berjatuhan.

Terbukti, pada Minggu (1/8/2020), tim relawan pemakaman jenazah Covid-19 memakamkan 3 jenazah dengan protokol kesehatan.

"Hari ini ada tiga jenazah yang kami makamkan dengan menggunakan protokol kesehatan," kata Mariano Kani, koordinator tim relawan pemakaman jenazah Covid-19 Kabupaten Minsel.

Menurut Mariano, sejak Minggu pagi, tim relawan ini sudah menerima informasi untuk siaga. Sebab, informasinya ada jenazah yang akan dimakamkan dengan protokol kesehatan.

"Biasanya, saat kami menerima perintah itu, berarti jenazah yang akan kami makamkan positif terpapar Covid-19," ungkap pria yang menjabat sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Minsel itu.

Tiga jenazah yang dimakamkam dengan protokol kesehatan itu, jelasnya, berada di Kecamatan Suluun Tareran dan dua wilayah lain di Kabupaten Minsel.

"Ada tiga lokasi pemakaman jenazah dengan menggunakan protokol kesehatan. Salah satunya di Kecamatan Suluun Tareran," ungkapnya.

Dikatakan Mariano, pada pemakaman tiga jenazah itu, ada keluarga yang ikut hingga ke lokasi pemakaman. Namun, keluarga yang ikut dilarang untuk mendekat.

"Yang boleh mendekat di peti jenazah hanya relawan pemakaman. Ini dilalukan untuk menghindarkan keluarga agar tidak terpapar Covid-19," ucapnya.

Saat pemakaman, kata dia, mereka harus menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

"Semua anggota relawan harus menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) berupa pakaian hazmat. Itu harus," kata Mariano.

Saat membawa jenazah pun, jelas Mariano, mereka harus hati-hati jangan sampai APD yang mereka gunakan rusak.

"Sebelum proses pemakaman dilakukan, semua tim terlebih dahulu diberikan pemahaman. Yang paling utama adalah keselamatan seluruh anggota tim," terangnya.

Pihak Kepolisian Resor Minsel, juga ikut pada proses pemakaman pasien Covid-19. Mereka ditempatkan untuk menjaga keamanan lokasi.

"Tim dari Polres Minsel selalu ikut dalam rombongan relawan pemakaman jenazah yang terpapar Covid-19. Keberadaan petugas di lapangan untuk menjaga keamanan san ketertiban pelaksanaan pemakaman," kata Kapolres Minsel Norman Sitindaon melalui Neksen Liando, bagian Humas Polres Minsel. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved