Breaking News:

Berita Sitaro

Polsek Tagulandang Bawa Peti Mati Keliling Pasar untuk Edukasi Warga

Anggota polsek bersama Satpol PP di Pulau Tagulandang punya cara tersendiri untuk mengedukasi warga, untuk terus menaati penerapan protokol kesehatan.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Anggota polsek bersama Satpol PP di Pulau Tagulandang memiliki cara tersendiri untuk mengedukasi warga, untuk terus menaati penerapan protokol kesehatan Covid-19, setelah sebelumnya warga dihukum mengangkat sampah, kali ini, peti mati dibawa keliling pasar tradisional di Pulau Tagulandang.

Giat ini dilakukan sejak pagi pukul 08.00 Wita, tujuannya untuk mengedukasi masyarakat bahwa Covid-19 bisa merenggut nyawa dan peti mati digunakan sebagai simbol kematian.

Dalam penyampaiannya, Wakapolsek Tagulandang Ipda Dedi Fengky Matahari menyampaikan bahwa, negara tidak sedang menakuti.

"Tetapi faktanya, jumlah kematian warga sat pandemi Covid-19 jauh lebih tinggi, termasuk di Tagulandang. Karena mematuhi protokol kesehatan merupakan salah satu kunci untik terhindar dari ancaman virus corona ini," kata dia.

Hingga saat ini, jumlah pasien terpapar Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sitaro pada Juli 2021 naik signifikan.

Sesuai data per tanggal 21 Juli 2021, terdapat 227 warga terkonfirmasi positif.

Sementara, sebanyak 166 yang sembuh, 41 orang dalam perawatan, dan 20 orang dinyatakan meninggal dunia.

Untuk itu, pemerintah terus mengimbau masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan yakni dengan cara melakukan 3M.

Yaitu, mencuci tangan, memakai masker, dan selalu menjaga jarak. (Amg)

Tentang Sitaro

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved