Sosok Tokoh

Sosok Matteo Messina Denaro, Bos Mafia Terkaya Italia dan Buronan Paling Dicari Dunia Sejak 1993

Menurut majalah Forbes, Matteo Messina Denaro pria yang kini berusia 58 tahun ini sudah buronan sejak 1993.

(ITALIAN POLICE via THE MOB MUSEUM)
Matteo Messina Denaro muda di sampul majalah L'Espresso di gambar kanan, sementara gambar perkembangan usia dari seperti apa rupa buronan pada 2011 dalam VFX di kiri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini sosok Matteo Messina Denaro, Mafia Terkaya Italia dan buron paling dicari dunia.

Matteo Messina Denaro diyakini sebagai salah satu pemimpin baru mafia.

Seperti kita tahu, Perburuan sindikat kriminal menjadi kasus yang terus coba dipecahkan oleh penegak hukum di seluruh dunia.

Matteo Messina Denaro muda di sampul majalah L'Espresso di gambar kiri, sementara gambar perkembangan usia dari seperti apa rupa <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/buron' title='buron'>buron</a>an pada 2011 dalam VFX di kanan.

Masalahnya, gembong kejahatan terorganisir seperti mafia hingga kartel perdagangan ilegal tidak segan-segan menghilangkan nyawa siapa pun yang menghalangi "usaha gelapnya".

Terbaru, istri gembong narkoba Joaqin " El Chapo" Guzman tertangkap pada Senin (22/2/2021). Emma Coronel Aispuro (31) menghadapi tuduhan perdagangan kokain, metamfetamin, heroin dan ganja yang diimpor ke AS lapor kantor berita AFP.

Tidak hanya di Benua Amerika, benih kejahatan terorganisir modern dimulai pada pertengahan abad ke-19 di Eropa. Salah satunya di Italia dengan negara pulau Sisilia sebagai pusatnya.

Mafia Sisilia awalnya sangat ditakuti di Italia. Pengaruhnya mulai surut selama beberapa waktu, sejak pembunuhan dua hakim agung anti-Mafia, Giovanni Falcone dan Paolo Borsellino, dalam pemboman terpisah pada 1992.

Sejak pembunuhan itu, undang-undang reformasi anti-mafia yang disahkan di Italia mendorong dilakukannya banyak penggerebekan oleh militer dan polisi negara bagian dan ratusan penangkapan.

Tapi Mafia Sisilia tetap ada hari ini dan musuh yang hampir tak terkalahkan jika berkurang bagi penegak hukum dan masyarakat Italia.

Organisasi kriminal itu kini dipimpin oleh Matteo Messina Denaro. Menurut majalah Forbes, pria yang kini berusia 58 tahun ini sudah buronan sejak 1993.

Perburuan panjang itu membuatnya termasuk dalam 10 penjahat paling dicari di dunia. Kasusnya bahkan didokumentasikan dalam serial dokumenter Netflix, “World Most Wanted.”

Algojo mafia muda

Matteo Messina Denaro, ';u Siccu è l';ultimo capo dei capi: storia, segreti e  protezioni dell';inafferrabile latitante di Cosa nostra - Il Fatto Quotidiano

Matteo Messina Denaro diyakini sebagai salah satu pemimpin baru mafia di Sisilia Italia bernama Cosa Nostra. Terlebih setelah penangkapan Bernardo Provenzano pada 11 April 2006, dan penangkapan Salvatore Lo Piccolo pada November 2007.

Lahir di Castelvetrano, Sisilia pada 26 April 1962, Denaro berasal dari keluarga Mafia yang sangat kuat dan dihormati.

Pria yang juga dikenal sebagai Diabolik ini, diduga telah belajar menggunakan senjata pada usia 14 tahun. Sementara kasus pembunuhan pertamanya terjadi saat usianya 18 tahun.

Di masa mudanya, dia bertindak sebagai algojo mafia. Berulang kali dia membual bisa "mengisi kuburan" dengan para korbannya.

Kepada The Globe and Mail, Jaksa Penuntut Italia Teresa Principato, Denaro berbeda dengan mafia klasik italia umumnya. Kebiasaan-kebiasaannya dinilai banyak bertentangan dengan nilai-nilai geng Sisilia yang konservatif.

Alih-alih hidup nyaman memakan keju ricotta dan apelnya, Denaro adalah penakluk wanita terkenal dan suka bepergian. Diabolik bahkan secara terbuka memamerkan kekayaannya.

Denaro tidak punya istri, atau setidaknya dia belum mengumumkannya. Tapi dengan reputasinya sebagai playboy, “menetap” dirasa tidak cocok dengan gayanya.

Rangkaian catatan kriminal

Berbekal keterangan saksi yang ditangkap polisi dan telah memperdagangkan bukti dengan imbalan hukuman yang lebih ringan, polisi menguak banyak detail kejahatan Denaro.

Denaro dicari-cari aparat atas tuduhan perdagangan narkoba, perdagangan ilegal, pemerasan, hingga pembunuhan.

Korbannya antara lain bos mafia saingannnya hingga manajer hotel yang mengeluh setelah dia tidur dengan resepsionis hotel. Dia bahkan tak segan menculik dan membunuh putra dari seorang mafia saingannya yang berusia 11 tahun secara kejam.

Secara keseluruhan, Denaro diduga terkait dengan kasus pembunuhan 50 orang. Diantaranya dilakukan dalam serangkaian bom mobil yang menewaskan 10 orang, termasuk dua jaksa italia pada 1992.

Pada 1993, dia diduga keras mendalangi pemboman Galeri Uffizi di Florence. Sejak itu jejaknya semakin tersembunyi.

Tapi rangkaian teror kelompoknya tidak berhenti. Polisi Italia telah menerapkan rezim penjara yang ketat dan menangkap bos mafia dari Salvatore Riina, dan Cosa Nostra. Organisasi kriminal itu terus melancarkan teror untuk menakut-nakuti pemerintah dan masyarakat.

Cosa Nostra melakukan serangkaian serangan bom di Via dei Georgofili di Florence, Via Palestro di Milan, Piazza San Giovanni di Laterano, dan Via San Teodoro di Roma. Setidaknya 10 orang tewas dan 93 luka-luka dalam rangkaian teror itu.

Kelompok itu juga melancarkan ancaman ke jurnalis. Salah satunya yang nyaris tewas karena serangan bom mobil adalah wartawan TV Maurizio Costanzo. Serangan itu diduga dilakukan karena ulasannya yang sering membahas menentang Mafia.

Mafia terkaya Italia

World';s Most Wanted

Dia semakin dikenal secara pada 2001. Wajahnya dengan kacamata hitam saat itu muncul di sampul majalah L'Espresso dengan tajuk “Inilah Bos Mafia Baru.”

Pada 6 Mei 2002, Denaro dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas perannya dalam serangkaian serangan mengerikan yang meneror Italia.

Meskipun demikian, Denario terus menghindari penangkapan dan sekarang telah dalam pelarian selama hampir tiga dekade. Melansir Daily Mail pada Januari 2021, Denaro kembali masuk dalam daftar 10 buron paling dicari Interpol Eropa (Europol).

Dengan kematian Bernardo Provenzano pada 2016 dan Salvatore Riina pada 2017, Messina Denaro dipandang sebagai bos tak tertandingi dari semua bos dalam Mafia.

Kekayaan pribadinya diperkirakan mencapai 2,5 miliar poundsterling (Rp 49,6 triliun). Dengan kekayaan itu, gaya hidupnya cukup mewah.

Mobil sport “tenaga kuda”, kacamata hitam bermerk, dan setelan mahal dikenal jadi barang-barang kesukaannya.

Sementara organisasi mafia yang dipimpinnya diyakini menghasilkan keuntungan lebih dari 83 miliar poundsterling (Rp 1,6 kuadriliun) dalam setahun. Jumlah itu setara dengan tujuh persen dari produk domestik bruto Italia menurut kelompok bisnis Confesercenti.

Pendapatan itu menjadikannya "perusahaan" Mafia terkaya di Italia.

Buron yang “licin”

Meskipun ada beberapa orang yang bersedia bersaksi melawannya, dia hampir tidak meninggalkan jejak untuk diikuti.

Dia terkenal karena tidak menggunakan komputer atau ponsel apa pun. Sarana komunikasi dengan rekannya biasa dilakukan dengan meninggalkan pesan berkode di selembar kertas kecil.

Sampai hari ini, kepolisian hampir tidak memiliki foto asli dirinya. Puluhan tahun buron, pihak kepolisian beberapa kali membuat ulang sketsa hingga gambar visual efek (VFX) penampilan Denaro seiring pertambahan usianya.

Itu adalah satu-satunya gambar yang dimiliki polisi untuk menangkap pria yang kini berusia hampir 60 tahun itu.

Sebagian besar rekan dan anggota keluarganya telah ditangkap sejak 2009. Saudara perempuannya ditangkap pada akhir 2013. Tapi Denaro masih buron.

Patrizia Messina Denaro, saudara perempuan Denaro dibekuk aparat karena dicurigai membantu saudara laki-lakinya menghindari penangkapan.

Menurut seorang penyidik, Patrizia agresif, bertekad dan senang menggunakan nama belakangnya untuk menakut-nakuti korban pemerasan.

"Itu adalah penangkapan pertamanya, dan meskipun dia tidak banyak bicara, dia menantang aparat kepolisian dan berkomunikasi dengan matanya, yang merupakan ciri khas mafia Sisilia."

Mafia mungkin bertarung di antara mereka sendiri dalam perang berdarah. Tetapi mereka selalu bersatu ketika melawan negara. Saat sesama anggota sedang dalam pelarian, biasanya mereka juga saling membantu menghindari penangkapan.

Menurut laporan The Sun, Denaro diduga kuat memiliki hubungan baik dengan klan mafia Provenzano dan Graviano. Dia diyakini kemungkinan bersembunyi dengan salah satu keluarga mafia tersebut.

Ada desas-desus bahwa dia menjalani operasi rekonstruksi wajah dan berada di suatu tempat di luar sana mempertahankan gaya hidupnya yang mewah, dibiayai oleh politisi dan pengusaha korup.

Menurut The Guardian, penyelidik telah lama mengklaim bahwa Denaro dilindungi oleh orang kuat di Trapani. Tetapi hingga hari ini tidak ada yang benar-benar dapat memastikan keberadaannya.

Terlepas dari itu, jaksa masih bertekad untuk menangkapnya. Semua keluarganya dipenjara, saudara perempuan, sepupu, ipar dengan total lebih dari 100 kerabat dan orang yang dekat dengannya.

"Kami mendengar dia hidup seperti parasit dari uang orang lain. " tegas Jaksa Penuntut Italia, Teresa Principato.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul [Biografi Tokoh Dunia] Matteo Messina Denaro, Mafia Terkaya Italia dan Buron Paling Dicari Dunia

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved