Sosok Tokoh

Sosok Matteo Messina Denaro, Bos Mafia Terkaya Italia dan Buronan Paling Dicari Dunia Sejak 1993

Menurut majalah Forbes, Matteo Messina Denaro pria yang kini berusia 58 tahun ini sudah buronan sejak 1993.

(ITALIAN POLICE via THE MOB MUSEUM)
Matteo Messina Denaro muda di sampul majalah L'Espresso di gambar kanan, sementara gambar perkembangan usia dari seperti apa rupa buronan pada 2011 dalam VFX di kiri. 

Matteo Messina Denaro diyakini sebagai salah satu pemimpin baru mafia di Sisilia Italia bernama Cosa Nostra. Terlebih setelah penangkapan Bernardo Provenzano pada 11 April 2006, dan penangkapan Salvatore Lo Piccolo pada November 2007.

Lahir di Castelvetrano, Sisilia pada 26 April 1962, Denaro berasal dari keluarga Mafia yang sangat kuat dan dihormati.

Pria yang juga dikenal sebagai Diabolik ini, diduga telah belajar menggunakan senjata pada usia 14 tahun. Sementara kasus pembunuhan pertamanya terjadi saat usianya 18 tahun.

Di masa mudanya, dia bertindak sebagai algojo mafia. Berulang kali dia membual bisa "mengisi kuburan" dengan para korbannya.

Kepada The Globe and Mail, Jaksa Penuntut Italia Teresa Principato, Denaro berbeda dengan mafia klasik italia umumnya. Kebiasaan-kebiasaannya dinilai banyak bertentangan dengan nilai-nilai geng Sisilia yang konservatif.

Alih-alih hidup nyaman memakan keju ricotta dan apelnya, Denaro adalah penakluk wanita terkenal dan suka bepergian. Diabolik bahkan secara terbuka memamerkan kekayaannya.

Denaro tidak punya istri, atau setidaknya dia belum mengumumkannya. Tapi dengan reputasinya sebagai playboy, “menetap” dirasa tidak cocok dengan gayanya.

Rangkaian catatan kriminal

Berbekal keterangan saksi yang ditangkap polisi dan telah memperdagangkan bukti dengan imbalan hukuman yang lebih ringan, polisi menguak banyak detail kejahatan Denaro.

Denaro dicari-cari aparat atas tuduhan perdagangan narkoba, perdagangan ilegal, pemerasan, hingga pembunuhan.

Korbannya antara lain bos mafia saingannnya hingga manajer hotel yang mengeluh setelah dia tidur dengan resepsionis hotel. Dia bahkan tak segan menculik dan membunuh putra dari seorang mafia saingannya yang berusia 11 tahun secara kejam.

Secara keseluruhan, Denaro diduga terkait dengan kasus pembunuhan 50 orang. Diantaranya dilakukan dalam serangkaian bom mobil yang menewaskan 10 orang, termasuk dua jaksa italia pada 1992.

Pada 1993, dia diduga keras mendalangi pemboman Galeri Uffizi di Florence. Sejak itu jejaknya semakin tersembunyi.

Tapi rangkaian teror kelompoknya tidak berhenti. Polisi Italia telah menerapkan rezim penjara yang ketat dan menangkap bos mafia dari Salvatore Riina, dan Cosa Nostra. Organisasi kriminal itu terus melancarkan teror untuk menakut-nakuti pemerintah dan masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved