Breaking News:

Penanganan Covid

Virus Corona Varian Delta Plus Masuk Indonesia, Ditemukan di Dua Daerah, Ini Gejala Menonjolnya

Ahli virologi India mengatakan bahwa varian Delta Plus menimbulkan gejala yang sama dengan varian Delta dan varian Beta.

Editor: Gryfid Talumedun
Istimewa/Internet/Kompas.com
Virus Corona Varian Delta Plus Masuk Indonesia, Ditemukan di Dua Daerah, Ini Gejala Menonjolnya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Varian Delta Plus, mutasi turunan dari virus corona varian Delta telah terdeteksi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Subandrio.

Ahli virologi India mengatakan bahwa varian Delta Plus menimbulkan gejala yang sama dengan varian Delta dan varian Beta.

Ilustrasi Covid-19 Varian <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/delta-plus' title='Delta Plus'>Delta Plus</a>

Lembaga Biologi Molekuler Eijkman menyampaikan perkembangan terkini mengenai jenis varian baru Covid-19 yang ditemukan di Indonesia.

Varian baru virus corona yang ditemukan yakni varian Delta plus atau B.1.617.2.1.

Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof Amin Subandrio mengatakan, sampai saat ini, varian Delta plus ditemukan di dua daerah.

"Perkembangannya masih seperti yang kemarin diberitakan, ada tiga kasus di dua daerah, yang satu di Mamuju sama Jambi," kata dia saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (29/7/2021).

598 Dokter Indonesia Meninggal Akibat Covid-19, Sulut Tercatat 8 orang

Secara umum, Amin menyebut, varian Delta plus tidak jauh berbeda dengan varian Delta yang pertama kali ditemukan di India.

Namun, pihaknya belum memiliki bukti yang cukup untuk menyimpulkan apakah varian Delta plus lebih berbahaya atau mematikan daripada varian lainnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved