Breaking News:

Rafael Malalangi

Sosok Rafael Malalangi, Namanya Dihapus dari Daftar Lulus Anggota Polri, Menangis hingga Merasa Malu

Pemuda asal Minsel, Sulut itu sempat dinyatakan lulus tes calon Bintara Polri tahun 2021 namun kini tergantikan oleh org lain.

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
tribunmanado.co.id/Rul Mantik
Sosok Rafael Malalangi, Namanya Dihapus dari Daftar Lulus Anggota Polri, Menangis hingga Malu 

Dia meminta Polda Sulut untuk memperjuangkan nama anaknya.

"Permintaan kami keluarga, izinkan anak kami ikut pendidikan. Sebab dia sudah dinyatakan lulus dalam pengumuman online," pintanya.

Dipaparkan Kenly, pada Tanggal 22 Juli, Rafael Malalangi sudah dinyatakan lulus dalam pengumuman online.

"Saat tahu anak kami lulus, kami sangat bersukacita. Perjuangan selama berbulan-bulan akhirnya membuahkan hasil," ucapnya.

Sukacita keluarga Kenly Malalangi tiba-tiba hilang saat ada pengumuman susulan pada Kamis (29/7/2021) pagi.

"Saya sempat shok waktu membaca pengumuman kedua tadi pagi. Nama anak saya di Nomor urut 22 tidak ada lagi. Sudah ada nama orang lain," terangnya.

Kendati demikian, Rafael, Kenly dan keluarga mereka tidak putus asa. Mereka masih sangat berharap Kapolri akan turun tangan memperjuangkan kelulusan Rafael.

"Tolong kami pak Kapolri. Anak kami sudah dinyatakan lulus pada pengumuman secara online. Biarkan anak kami ikut pendidikan," harap Kenly.

Hillary Lasut Surati Jokowi dan Kapolri

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Utara, Hillary Brigitta Lasut, SH LLM angkat bicara soal nasib Rafael Malalangi sebagai calon Bintara Polri tahun 2021.

Rafael, pemuda asal Minsel, Sulut sempat dinyatakan lulus tes calon Bintara Polri tahun 2021. Belakangan, namanya hilang dari daftar peserta yang lulus.

Terkait hal ini, Hillary menyatakan  akan menyurat kepada Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Pol Lystio Sigit Prabowo untuk mempertanyakan nasib Rafael.

“Mengapa terjadi seperti ini. Apakah ini ada permainan atau bagaimana yang pasti saya akan mempertanyakan ini langsung melalui surat kepada Presiden dan Kapolri," ujar Hillary dalam keterangan tertulis ke Tribunmanado.co.id, Kamis (29/07/2021).

Ia mempertanyakan proses dan prosedur pengumuman kelulusan tersebut hingga bisa nama orang yang sudah dinyatakan lulus tergantikan dengan nama calon lain.

“Kok bisa ya, sudah diumumkan secara virtual dan lulus seleksi secara nasional namun beberapa hari kemudian dinyatakan tidak lulus melalui surat. Ini ada apa?” katanya.

Diketahui, Rafael Malalangi, peserta seleksi calon Bintara asal pendaftaran Polres Minsel yang lulus seleksi secara Nasional dan sudah diumumkan secara virtual oleh panitia.

Mendengar hal ini,  keluarganya  bersyukur dan mengadakan ibadah syukur atas kelulusan anak mereka.

Tapi kegembiraan itu buyar setelah beberapa hari kemudian muncul surat dari Polda Sulawesi Utara yang menyatakan kalau Rafael Malalangi tidak lulus.

Sontak saja hal ini membuat kedua orang tuanya mempertanyakan keabsahan surat tersebut kepada pihak berkompoten.

Namun tetap saja upaya kedua orang tua sia-sia. Sehingga, mereka pun mengungkapkan aspirasi mereka ini melalui anggota DPR RI.

“Mengapa ini terjadi di era keterbukaan informasi sekarang. Saya akan berusaha masalah ini ada solusinya," kata politisi Partai Nasdem ini. (ndo).

Tanggapan Polda Sulut

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast ketika dihubungi melalui sambungan telpon memberikan keterangannya.

Ia mengatakan bahwa dalam seleksi ada panitianya.

"Dalam seleksi ini ada panitianya, kalau ada komplain peserta ke panitianya dan tanyakan kenapa," kata Kabid Humas.

Ia menerangkan, bahwa dalam seleksi penerimaan anggota Polri ada wadahnya, dan itu urusannya panitia.

"Saat menyiarkan live sebelum ditutup acaranya sudah disampaikan pengumuman calon siswa bilamana ada yang merasa keberatan segera ke panitia," tegas Kabid.

"Nanti dari panitia jelaskan apa penyebabnya kalau dia tidak lulus.Jadi komplain ke panitia. Keberatan ke panitia saja," tutupnya. (rul)

(Tribun Manado/Gryfid/Rul/Fistel/Nando)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved