Breaking News:

Berita Minsel

Terjadi 11 Kasus Perceraian per Bulan di Kabupaten Minsel di 2021

Jumlah kasus perceraian di Kabupaten Minsel, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah menyentuh angka 66

Penulis: Rul Mantik | Editor: Chintya Rantung
Rul Mantik/Tribun Manado
Ketua PN Amurang, Royke Harold Inkiriwang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Jumlah kasus perceraian di Kabupaten l (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah menyentuh angka 66.

Jumlah ini baru akumulasi kasus sejak Januari hingga Juni 2021. Data ini diperoleh dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Minsel.

"Di data kami, jumlah kasus perceraian sejak Januari sampai Juni 2021 ada 66 pasangan," kata Corneles Mononimbar, Kepala Disdukcapil Minsel, Rabu (28/7/2021).

Corneles berharap, jumlah ini tidak akan lagi bertambah. Sebab, kata dia, jika dihitung rata-rata perceraian tiap bulan mencapai 11 kasus.

"66 kasus ini terjadi dalam 6 bulan. Berarti ada 11 perceraian setiap bulannya di Tahun 2021 ini. Mudah-mudahan di sisa 5 bulan terakhir tidak ada lagi kasus perceraian yang terjadi," katanya.

Di Tahun 2020 angka perceraian di Minsel mencapai 86 kasus. Dihitung rata-rata per bulan, Tahun 2021 jauh lebih tinggi.

Menurut Corneles Mononimbar, di Tahun 2020, rata-rata perceraian tiap bulan adalah 7 kasus.

"Tahun ini lebih tinggi kasus perceraian dihitung per bulan. Kalau tahun lalu rata-rata 7 kasus, tahun ini 11 kasus," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Amurang, Royke Harold Inkiriwang mengatakan, sebagaian besar kasus perceraian terjadi karena ketidakcocokan.

"Dari hasil sidang, biasanya kasus perceraian terjadi karena ketidakcocokan lagi di antara suami dan isteri," ucap Royke Inkiriwang.

Penyebab lain, jelasnya, karena salah satu pasangan selingkuh.

Sebagai hakim, kata dia, mereka memberikan ruang kepada pasangan yang akan bercerai untuk rujuk.

"Kami tetap memfasilitasi mereka untuk rujuk. Ada yang berhasil rujuk, namun banyak yang tetap pada pendiriannya untuk bercerai," ungkapnya.

Dia mengakui, di masa pandemi Tahun 2021, banyak pasangan yang bercerai.

"Cukup banyak pasangan yang bercerai di masa pandemi. Saran saya, supaya kasus ini tidak lagi meningkat, pasangan suami isteri harus lebih banyak berkomunikasi dan saling mengerti kelebihan dan kekurangannya," pungkas Royke.(rul)

Baca juga: Bupati Joune Ganda Tinjau Lokasi Gedung untuk Isoman Masyarakat Minut

Baca juga: Tega Cekik Suaminya hingga Tewas Demi Selingkuh, Istrinya Malah Menuduh Iparnya yang Bunuh

 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved