Breaking News:

Berita Minsel

Peserta Rapat Pansus RPJMD di DPRD Kabupaten Minsel Diwajibkan Jalani Swab Test Antigen

Semua peserta rapat yang terdiri dari anggota DPRD, pejabat Pemkab Minsel serta staf Setwan yang melayani saat rapat, wajib menjalani swab test.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rul Mantik
Rapat Pansus RPJMD yang dipimpin Ketua Pansus Franky Lelengboto dan dihadiri Kaban Keuangan Melky Manus dan Kepala Bapelitbang Tertius Ulaan serta Sekwan Joins Langkun. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), memperketat protokol kesehatan di dalam kantor.

Seperti yang terlihat pada pelaksanaan rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Minsel di ruang sidang DPRD Kabupaten Minsel, Selasa (27/7/2021).

Semua peserta rapat yang terdiri dari anggota DPRD, pejabat Pemkab Minsel serta staf Setwan yang melayani saat rapat, wajib menjalani swab test di depan pintu masuk ruang rapat.

"Semua peserta rapat dengan Pansus (Panitia Khusus) Ranperda RPJMD harus di-swab test antigen dulu baru bisa masuk. Itupun jika hasil swab antigen negatif," kata Joins Langkun, Sekretaris Dewan (Sekwan) di DPRD Kabupaten Minsel.

Wakil Ketua DPRD Minsel, Stefanus Lumowa mengatakan, kewajiban mengikuti swab test antigen saat mengikuti rapat, dilakukan untuk mencegah terjadinya klaster baru saat rapat Pansus Ranperda RPJMD.

Rapat Pansus RPJMD yang dipimpin Ketua Pansus Franky Lelengboto dan dihadiri Kaban Keuangan Melky Manus dan Kepala Bapelitbang Tertius Ulaan serta Sekwan Joins Langkun.
Rapat Pansus RPJMD yang dipimpin Ketua Pansus Franky Lelengboto dan dihadiri Kaban Keuangan Melky Manus dan Kepala Bapelitbang Tertius Ulaan serta Sekwan Joins Langkun. (tribunmanado.co.id/Rul Mantik)

"Yang kita cegah jangan sampai ada peserta rapat yang sudah terpapar Covid-19, hadir dalam rapat ini dan menjangkiti para peserta lain. Jangan sampai kegiatan rapat Pansus Ranperda RPJMD menjadi klaster penyebaran Covid-19," terang Stefanus.

Langkah ini, kata dia, juga sebagai tindaklanjut dari dukungan DPRD Minsel mendukung program pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"DPRD Minsel, juga ikut membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan cara menerapkan protokol kesehatan ketat dalam setiap kegiatan DPRD," imbuh Stefanus Lumowa.

Sejumlah pejabat yang hadir pun mendukung langkah Setwan Kabupaten Minsel menerapkan prokes ketat saat rapat pembahasan Ranperda RPJMD.

"Langkah ini sangat bagus. Kami merasa sangat aman di dalam ruangan rapat sebab semua peserta rapat tidak ada yang positif Covid-19," aku Melky Manus, Kepala Badan Keuangan dan Aset, Pemkab Minsel.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved