Breaking News:

Penanganan Covid

Ketua Satgas Covid-19 Letjen Ganip Warsito Imbau Masyarakat Tak Ragu Jalani Isolasi Terpusat

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito mengimbau masyarakat yang terpapar untuk tidak ragu melakukan isolasi mandiri

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
Dok. BNPB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Ganip Warsito 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito mengimbau masyarakat yang terpapar untuk tidak ragu melakukan isolasi mandiri di tempat isolasi terpusat yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat dan daerah.

Hal itu disampaikan Ganip yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, terkait optimalisasi program 3T (testing, tracing, treatment) pada masa PPKM Level 4, 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

"Saya mengimbau masyarakat yang teridentifikasi positif Covid-19 untuk tidak ragu menjalani isolasi terpusat pada tempat yang telah kami siapkan," ujar Ganip di Media Center Satgas Covid-19 di Jakarta, Senin (26/07/2021).

Ganip menjelaskan, pada tempat isolasi terpusat yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat maupun daerah sudah siap dengan perangkat pendukung operasionalnya.

"Kami siapkan tenaga medis, obat-obatan serta kegiatan treatment lainnya bagi pemulihan para pasien sampai sembuh atau negatif," tambahnya.

Ganip turut menegaskan kembali bahwa sangat penting bagi masyarakat yang positif Covid-19 untuk melakukan isolasi guna pemulihan kondisi serta melindungi orang di sekitarnya.

Selanjutnya, tempat isolasi terpusat yang sudah disiapkan pemerintah pusat maupun daerah telah tersebar sesuai wilayahnya.

Untuk lokasi isolasi terpusat yang ada di wilayah administrasi kota di DKI Jakarta, selain Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, telah dioperasikan Rumah Susun (rusun) Nagrak dan Pasar Rumput

"Wisma Atlet Kemayoran, Rusun Nagrak dan Pasar Rumput yang telah disiapkan untuk dapat menampung hingga 10.000 pasien," katanya.

Katanya, pihaknya juga meningkatkan kapasitas RSDC Kemayoran dimana Bed Occupancy Rate (BOR) sudah mencapai sekitar 47 persen.

Kemudian Rusun Nagrak juga saat ini baru terisi 260 orang, serta Rusun Pasar Rumput yang kapasitasnya mencapai 6.000 tempat tidur baru terisi 110 orang.

Terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Daerah Sulut, dr Steaven Dandel mengatakan, saat ini Pemprov Sulut menyediakan dua pusat isolasi.

Tiga tempat dimaksud, Balai Diklat Pemprov Sulut di Maumbi, Asrama Haji Tuminting dan Pusat Krisis di Mapanget.

"Kapasitas Asrama Haji 200 tempat tidur dan Pusat Krisis ada 40 lebih," kata Dandel kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (27/07/2021).

Kayanya, dua fasilitas lainnya, yakni Bapelkes Malalayang dan RS Lapangan Kitawaya sudah difungsikan sebagai rumah sakit darurat.(ndo)

Baca juga: Update Covid-19 Sulut 26 Juli 2021, 217 Orang Sembuh, Tambah 189 Kasus Baru

Baca juga: Berbagi Kasih, IOF Sulut Sentuh Warga Terdampak Covid-19

Baca juga: Ingat Bella Shofie? Dulu Dianggap Pelakor, Kini Tunjukkan Bahagia Dengan Suami dan Anak

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved