Breaking News:

Sate Beracun

Ingat Kasus Sate Beracun? Polisi Rekonstruksi Kejadian, Ungkap Fakta Terbaru

Hasilnya, makanan sate yang disantap korban ternyata terbukti mengandung racun potasium sianida.

Editor: Alpen Martinus
Kompas.com
Nani Apriliani Nurjaman tersangka kasus sate beracun sianida saat rekonstruksi, di Mapolres Bantul, Yogyakarta, Senin (7/6/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Belum lama ini sempat heboh kasus sate beracun. Kasus tersebut kini tengah ditangani pihak kepolisan.

Bahkan tahapannya sudah melewati rekonstruksi yang memperjelas kejadian.

Dalam rekonstruksi tersebut terungkap fakta terbaru.

Baca juga: Masih Ingat Kasus Paket Sate Beracun di Bantul? Tersangka Menangis Saat Rekonstruksi

Perempuan pelaku yang mengirim sate beracun sianida.
Perempuan pelaku yang mengirim sate beracun sianida. (Istimewa/kompas)

Pembunuhan berencana dengan racun sianida kini kembali meresahkan.

Di tahun 2016, Indonesia sempat digegerkan dengan kasus pembunuhan Mirna oleh Jessica menggunakan kopi sianida.

Terulang kembali, bulan Mei lalu sianida kembali menelan korban.

Kali ini salah satu racun berbahaya itu sengaja dibubuhkan ke dalam sate untuk niat jahat.

Baca juga: Masih Ingat Wanita Pengirim Sate Beracun yang Tewaskan Anak Ojol? Pelaku Menangis saat Rekonstruksi

Potret semasa hidup N, anak driver ojol yang tewas karena sate beracun.
Potret semasa hidup N, anak driver ojol yang tewas karena sate beracun. (Facebook via TribunBanten)

Kasus sate beracun ini terjadi di Bantul, Yogyakarta yang naasnya menelan korban tak bersalah.

Salah target, seorang anak pengemudi ojek online menjadi korban jiwa dalam pembunuhan berencana tersebut.

Siapa sangka, ternyata sianida selama ini sangat mudah diakses oleh kalangan umum.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved