Breaking News:

Penanganan Covid

Anda Hilang Penciuman? Begini Cara Mengembalikannya dengan Disiplin Protokol Kesehatan

Dokter spesialis paru mengatakan, untuk pasien yang kehilangan kemampuan penciuman dan pengecapan memang perlu dibangkitkan lagi sensitivitasnya.

Editor: Rhendi Umar
Ilustrasi hidung hilang penciuman 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Salah satu gejala khas pasien Covid-19 adalah Anosmia atau hilangnya kemampuan indra penciuman.

Kabag Pembinaan Fungsi RS. Bhayangkara R. Said Sukanto, dr. Yahya Sp.P, Kombespol & dokter spesialis paru mengatakan, untuk pasien yang kehilangan kemampuan penciuman dan pengecapan memang perlu dibangkitkan lagi sensitivitasnya.

Ia mengatakan, cara sederhana ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan barang yang ada di rumah.

Seperti mencium bau-bau yang sangat menyengat seperti minyak kayu putih dan parfum yang sangat harum, maupun bahan makanan yang memiliki mau menyengat seperti kayu manis atau bawang putih.

"Ini perlu dilatih setiap hari agar pulih secepatnya,” saran dr. Yahya dalam talkshow beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, anosmia sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Sehingga pengembalian fungsi indera ini tidak memerlukan bantuan dokter.

Namun tetap menjalankannya dengan disiplin protokol kesehatan.

"Lakukan setiap hari dengan durasi secukupnya sekitar 20 detik untuk mencium bau-bauan tadi," imbuhnya lagi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) juga menyarankan untuk melakukan smell training hingga penciuman kembali membaik.

Smell training dapat dilakukan rutin sehari dua kali.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved