Kecelakaan Maut

Sosok Evannelo Sameaputty, Atlet Anggar yang Meninggal Dunia pada Kejadian Kecelakaan di Ambon

Telah terjadi kejadian kecelakaan maut. Korbannya adalah seorang atlet anggar bernama Evannelo Sameaputty. Ini kronologi dan sosok korban.

Istimewa/TribunJakarta.com
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor. Foto Lain, foto Atlet Anggar, Evannelo Sameaputty (20) semasa hidup. 

Kepala Kepolisian Resor Kota Ambon dan Pulau-pulau Lease Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang mengatakan kecelakaan itu terjadi saat mobil angkot bernomor polisi DE 1663 LU yang dikendarai Yordan Mailoa bergerak dari arah Halong menuju pusat kota Ambon.

Saat melintas di di lokasi kejadian tepatnya di pertigaan masuk Lantamal IX Ambon, sopir angkot hendak berpindah lajur jalan.

Namun tak disangka korban yang mengendarai sepeda motor Yupiter MX muncul secara tiba-tiba dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak mobil angkot.

“Pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi dengan kondisi motor sudah oleng dan hilang keseimbangan lalu menabrak bagian depan mobil angkot sehingga pengendara langsung terjatuh di depan mobil angkot,” kata Leo kepada Kompas.com via telepon seluler, Minggu.

Leo membenarkan korban merupakan seorang atlet anggar yang tergabung dalam kontingen Maluku di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua.

Setelah menerima laporan, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Anggota juga mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari sjeumlah saksi,” katanya.

Humas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku, Isack Tulalessy yang dikonfirmasi secara terpisah mengakui korban merupakan salah seorang atlet Anggar yang tergabung dalam kontingen Maluku di PON ke-XX Papua.

“Betul (korban) meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas tadi pagi di Halong,” kata Isack Tulalessy kepada Kompas.com via telepon seluler, Minggu sore.

Isack mengakui saat ini korban telah disemayamkan di rumah duka di Desa Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan dan rencananya pemakaman jenazah korban akan dilakukan pada Senin (26/7/2021).

Isack mengungkapkan atas kecelakaan itu, KONI Maluku dan seluruh atlet yang tergabung dalam kontingen Maluku di PON Papua, juga para pelatih sangat merasa kehilangan dan berbelasungkawa yang mendalam.

“Kita sudah mengikuti Pelatda sejak tahun lalu dan hanya tersisa dua bulan lagi kita tampil di PON tapi kecelakaan ini terjadi, kami sangat merasa kehilangan sekali,” ungkapnya.(*)

Berita Terkait Kecelakaan

SUMBER:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved