Breaking News:

Berita Kotamobagu

Terapkan Prokes Ketat, Disdukcapil Kotamobagu Batasi Warga Urus KK dan KTP

Disdukcapil Kotamobagu, mengeluarkan kebijakan pembatasan jumlah warga yang melakukan pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
Ist/Dokumentasi Disdukcapil Kotamobagu
Kepala Disdukcapil Kotamobagu, Irianto P Mokoginta. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu, mengeluarkan kebijakan pembatasan jumlah warga yang melakukan pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Pembatasan jumlah warga perhari itu, dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan.

Kepala Disdukcapil Kotamobagu, Irianto P Mokoginta, mengatakan setiap hari pihaknya hanya melakukan pelayanan minimal untuk 10 orang dan maksimal sebanyak 50 orang.

“Penerimaan dokumen hanya sampai pukul 12.00 Wita," kata dia ketika dihubungi Tribunmanado.co.id, Minggu (25/7/2021).

Setelah itu berkas akan diproses dari siang sampai dengan selesai.

"Aturan ini diterapkan demi mencegah terjadinya kerumunan di tengah pandemi Covid-19,” kata dia.

“Supaya tidak terjadi kerumunan di dalam dan halaman kantor, untuk proses pelayanan KTP dan KK tidak ada batas kuota, hanya waktu yang diatur,” sambungnya.

Selain itu, ia menegaskan, warga yang hendak membuat KTP dan KK wajib mencuci tangan dan memakai masker.

“Apabila melanggar aturan prokes yang sudah ditentukan, kami tidak akan melayani masyarakat tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya Walikota Kotamobagu Tatong Bara menghimbau semua OPD untuk menerapkan Prokes Ketat pasca terus meningkatnya kasus Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved