Breaking News:

Berita Manado

Hujan di Manado, Material Sedimentasi Sebabkan Pendangkalan di Anak Sungai Tikala

Meski tidak separah tahun lalu, hujan saat ini tetap bisa menyebabkan banjir. Tak hanya itu, hujan juga menyebabkan pendangkalan sungai.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Isvara Savitri
Pengerukan anak sungai di Tikala, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (22/7/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Hujan masih terus berlangsung di Kota Manado, Sulawesi Utara sejak akhir tahun 2020.

Meski tidak separah tahun lalu, hujan saat ini tetap bisa menyebabkan banjir.

Tak hanya itu, hujan juga menyebabkan pendangkalan sungai.

Hal ini disebabkan sungai yang terletak di daerah yang lebih tinggi seperti Tondano membawa material sedimentasi seperti batu dan pasir.

Sampah-sampah yang dbuang masyarakat ke sungai pun turut mengotori dan menyebabkan pendangkalan.

Saat ini Wali Kota Manado, Andrei Angouw tengah berusaha memperbaiki masalah tersebut melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Manado.

Menurut pihak PUPR Manado, sejak Jumat (16/7/2021) mereka sudah melakukan pengerukan anak sungai di Tikala, Manado, Sulut.

"Setiap hari dikerjakan sejak pagi hingga matahari terbenam," ujar salah satu pegawai PUPR Manado.

Pengerukan tersebut akan dilakukan selama dua minggu.

Material sedimentasi yang berhasil dikeruk kemudian dibawa menggunakan truk dan dibuang ke lokasi yang lebih tinggi.

Sayangnya, pihak PUPR Manado tidak menyebutkan lokasi tempat pembuangan sedimentasi tersebut. (*)

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved