Breaking News:

Berita Sitaro

Buntut Perpanjangan PPKM Mikro, Pedagang Pasar Tradisional di Sitaro Turunkan Harga Jualan

"Memang sejak ada PPKM ini, pendapatan menurun jauh dari sebelumnya. Makanya kami menjual dengan harga yang lebih murah, supaya banyak pembeli."

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Suasana pasar tradisional di Kabupaten Sitaro pasca pembelakukan PPKM Mikro. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro 25 Juli 2021 mendatang.

Kebijakan itu ditindaklanjuti Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan menerbitkan Surat Edaran Gubernur Nomor 440/21.4377/Sekr-Dinkes tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Sulawesi Utara.

Di mana dalam edaran tersebut diatur berbagai pembatasan kegiatan masyarakat, termasuk jam operasional pasar trandisional, pasar swalayan serta tokoh kelontong yang menjual kebutuhan sehari-hari sampai pukul 20.00 Wita.

Selain itu, pengunjung pasar juga dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas yang ada. Kondisi ini berdampak pada pendapatan para pedagang atau penjual di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Suasana pasar tradisional di Kabupaten Sitaro pasca pembelakukan PPKM Mikro.
Suasana pasar tradisional di Kabupaten Sitaro pasca pembelakukan PPKM Mikro. (tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses)

Alhasil, mereka harus mencari cara agar di tengah penerapan PPKM ini, dagangan mereka tetap laku terjual dan bisa memperoleh pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menurunkan harga jualan.

"Memang sejak ada PPKM ini, pendapatan menurun jauh dari sebelumnya. Makanya kami menjual dengan harga yang lebih murah, supaya banyak pembeli," ungkap Rian, salah satu pedagang asesoris handphone yang berjualan di Pasar Ondong Siau, Kamis (22/7/2021).

Menurut Rian, pasca penerapan PPKM, banyak perubahan yang terjadi.

Mulai dari menurunnya jumlah pembeli hingga berbuntut pada merosotnya pendapatan.

Di lain sisi, ia mengaku harus terus berusaha di tengah kondisi yang ada karena membutuhkan pemasukan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved