Breaking News:

Berita Viral

VIRAL, Pria Mengaku Punya Kekuatan Tenaga Surya, Berawal dari Ditilang Polisi Gegara Tak Pakai Helm

Media sosial dihebohkan dengan video seorang pria di jalan raya yang  membuat binggung Satlantas Polres Sukoharjo.

Editor: Rhendi Umar
Kolasetribunmanado/Foto: Istimewa
VIRAL, Pria Mengaku Punya Kekuatan Tenaga Surya, Berawal dari Ditilang Polisi Gegara Tak Pakai Helm 

Sejurus kemudian, seorang perwira polisi berpangkat Kompol yang berada di dalam mobil dina, membuka pintu depan sebelah kiri dan keluar.

Ia lalu menghampiri anggota polisi yang diketahui sedang piket jaga tersebut.

Diiringi ajudan dari Perwira Polisi itu yang juga ikut turun dari pintu mobil kanan depan atau bagian sopir.

Sejurus kemudian, Perwira berpangkat Kompol mengepalkan tangan kanan dan melayangkan tinju ke arah wajah bagian kiri anggota polisi piket jaga.

Akibat pukulan itu, anggota polisi berpangkat Bripda itu sempoyongan dan akhirnya tumbang.

Viral Video Detik-detik Perwira Polisi Tinju Anggota Pos Jaga Polda, Tumbang dengan Sekali Pukulan (Istimewa/Internet)
Identitas perwira polisi dan bintara yang dipukul

Perwira polisi yang memukul itu adalah Kompol RW dan yang dipukul, adalah Bripda FZP, anggota Ditsamapta Polda Riau.

Awalnya, Kompol RW berangkat dari rumah dinas bersama anggotanya, Brigadir TA menuju Mapolda Riau di Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru.

Tujuannya adalah untuk melaksanakan apel malam gabungan dalam rangka pelaksanaan kegiatan operasi yustisi dan penyekatan jalan di wilayah Kota Pekanbaru.

Pada saat memasuki Mapolda Riau, posisi mobil Kompol RW berada di belakang mobil dinas Satpol PP Provinsi Riau.

Setelah kendaraan Satpol-PP tersebut melewati pintu masuk Mapolda Riau, Kompol RW melihat anggota piket jaga Mapolda Riau melakukan pemukulan tiang portal, tepat di depan mobil dinasnya.

Melihat perbuatan anggota jaga yang dianggapnya tidak sopan terhadap tamu yang masuk itu, Kompol RW pun mendatangi Bripda FZP dan menanyakan kenapa tiang portal dipukul.

Bripda FZP pun menjawab, "saya kesal Komandan".

Mendengar jawaban itu, Kompol RW emosi dan spontan melakukan pemukulan ke arah wajah Bripda FZP satu kali.

Setelah pemukulan tersebut, Kompol RW menjelaskan bahwa kehadiran Satpol PP dan dirinya ke Mapolda Riau, adalah untuk melaksanakan perintah pimpinan dalam rangka pelaksanaan operasi yustisi dan penyekatan jalan.

Kompol RW sempat memanggil Perwira jaga di pos tersebut dan menjelaskan bahwa anggota piket di pintu utama merupakan etalase Polda Riau.

Sebelum meninggalkan penjagaan, Kompol RW bertanya kepada Bripda FZP, apakah dia dongkol dan sakit hati? Bripda FZP pun menjawab; "tidak".

Selanjutnya untuk membuktikannya, Kompol RW pun meminta Bripda FZP untuk push-up.

Kemudian, Kompol RW juga meminta maaf atas pemukulan yang dilakukannya.

Ia pun berpesan kepada Bripda FZP supaya jangan mengulangi lagi perbuatannya.

Kemudian, Kompol RW pun bergegas meninggalkan lokasi untuk menghadiri apel di lapangan Mapolda Riau.

Ia juga langsung melaporkan kejadian pemukulan tersebut kepada Kabag Bin Ops Ditsamapta Polda Riau, AKBP Jasamen Manurung.

Kompol RW sempat ditanyai, terkait alasannya memukul.

Kompol RW pun menjelaskan bahwa anggota piket jaga pintu masuk utama Mapolda Riau tidak sopan saat bertugas dalam melayani tamu yang masuk ke Mapolda Riau.

Kompol RW juga meminta maaf atas kejadian pemukulan tersebut kepada Direktur Samapta Polda Riau, Kombes Pol Faried Zulkarnain.

Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Gatot Sujono saat dikonfirmasi Sabtu (19/6/2021), membenarkan perihal kejadian tersebut.

"Iya (kejadian di Mako Polda Riau)," katanya.

Disebutkan Kombes Gatot, terkait kejadian itu, pihaknya sudah melakukan proses tindak lanjut terhadap yang bersangkutan.

"Sudah kita mintai keterangan," terang Gatot.

Gatot menambahkan, sebenarnya peristiwa itu terjadi pada bulan Mei lalu.

Namun, belakangan ini jadi viral. (*)

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved