Breaking News:

Penanganan Covid

Takut Lihat Peti Mati, Begini Kisah Petugas Pengubur Jenazah Covid 19

Awalnya Lee mengaku kesulitan. Selain berhadapan dengan ketakutannya pada peti mati, Ia musti menyesuaikan diri dengan rutinitas petugas

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Ist/Foto lee bawole
Petugas pengubur jenazah di Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Menjadi pengubur jenazah Covid 19.

Tak pernah sekalipun Lee Bawole berpikir akan menjalani pekerjaan tersebut.

"Saya dulunya paling takut lihat peti mati. Kalau mau ke acara duka, saya tak mau lihat peti mati.

Namun saat ini saya harus berurusan dengan peti mati setiap hari ini," kata wanita yang berprofesi sebagai PNS ini kepada Tribun Manado Rabu (21/7/2021).

Awalnya Lee mengaku kesulitan. Selain berhadapan dengan ketakutannya pada peti mati, Ia musti menyesuaikan diri dengan rutinitas petugas pengubur jenazah Covid 19 yang serba ribet.

Memakai APD, ia kerap kepanasan saat tengah hari. Dia pun sulit bernapas karena hidungnya ditutupi masker dan APD.

"Waktu libur adalah hal yang tidak pasti bagi kami. Karena bisa saja di waktu libur ada jenazah yang musti dikubur," katanya.

Namun di dalam diri Lee, selain ketakutan pada peti mati, ada jiwa yang tulus untuk membantu sesama manusia tanpa pamrih.

Lee mengikuti panggilan jiwanya. Ketakutan itu ia kubur dalam - dalam.

"Saya merasa terpanggil. Ini tugas kemanusiaan," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved