Breaking News:

Internasional

Nasib Penambang Bitcoin di Malaysia, Diadili hingga Ribuan Mesin Dihancurkan, Aksi Ilegal Terbongkar

Ribuan mesin Bitcoin di Malaysia dihancurkan secara bertahap oleh aparat. Penambang diadili.

Editor: Frandi Piring
Facebook/Kepolisian Miri
Ribuan mesin Bitcoin di Malaysia dihancurkan secara bertahap oleh aparat. Penambang diadili. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nasib penambang Bitcoin di Malaysia, ribuan mesin 'pendulang' disita pihak Kepolisian.

Hal tersebut dilatarbelakangi karena adanya pencurian pasokan listrik.

Ribuan mesin Bitcoin dihancurkan secara bertahap oleh aparat.

Dikabarkan, Kepolisian Kota Miri, Serawak, Malaysia menghancurkan 1.069 mesin yang digunakan untuk menambang Bitcoin.

Redfury, miner Bitcoin berbentuk USB dongle dengan chip ASIC
Ribuan mesin Bitcoin di Malaysia dihancurkan secara bertahap oleh aparat. Penambang diadili. (oik yusuf/ kompas.com)

Ribuan mesin tersebut disita kepolisian dalam sejumlah penggrebekan selama periode Februari hingga April tahun ini.

Ribuan mesin tersebut diperkirakan bernilai 5,3 juta ringgit atau sekitar Rp 18,2 miliar (kurs Rp 3.400).

Penyitaan dan penghancuran mesin penambang Bitcoin tersebut dilakukan atas dakwaan pencurian pasokan listrik.

Menurut laporan beberapa media lokal setempat, pencurian pasokan listrik sangat mengkhawatirkan karena bisa menyebabkan pemadaman total.

Sejak bulan Februari hingga April lalu, perusahaan listrik negara Malaysia,

Sarawak Energy Berhad menggandeng kepolisian untuk melakukan operasi pencurian pasokan listrik oleh penambang mata uang kripto.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved