Breaking News:

Luther: Pengunjung Pantai Tumbak Minahasa Tenggara Jangan Egois

Padahal, kawasan pantai Tumbak adalah salah satu destinasi wisata unggulan di Minahasa Tenggara.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Charles Komaling
tribunmanado.co.id/Kharisma Kurama
Sampah di Pantai Tumbak,Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara (Sulut). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kondisi pesisir pantai Tumbak  mulai kotor. Itu karena pantai yang terletak di Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dipenuhi dengan beragam sampah.

Dari pantauan tribunmanado.co.id, terlihat sampah plastik paling dominan ditemui di pantai ini. Rata-rata adalah kemasan plastik minuman dan makanan.

Tak hanya itu, di lokasi tersebut juga terdapat sisa-sisa makanan.

Padahal, kawasan pantai Tumbak adalah salah satu destinasi wisata unggulan di Minahasa Tenggara.

Hamparan pasir pantai yang panjang, ditemani dua pulau yang indah,

Belum lagi, kawasan mangrove yang membuat tempat ini menjadi lokasi wajib untuk dikunjungi.

Hal ini sontak memicu reaksi kritis para pegiat lingkungan.

Salah satunya datang dari Waraney Pecinta Alam (Warpala) Mitra, Luther Saud Mokolomban.

Ia menyayangkan, keberadaan pantai yang terkesan tak terawat.

"Kawasan pantai Tumbak punya peran penting. Selain potensi wisata, pantai Tumbak juga punya peran penting untuk kondisi ekologis di Mitra, khususnya wilayah Pusomaen," katanya.

Dirinya berharap, pemerintah dan masyarakat tak hanya mengambil keuntungan dari potensi alam yang ada. "Tapi juga ikut merawatnya," tukasnya.

Hal yang sama juga ia tujukan kepada pengunjung tempat ini. "Sudah jadi tanggung jawab untuk merawatnya, supaya bisa dinikmati generasi selanjutnya. Jangan jadi generasi egois lah," ketusnya. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved