Breaking News:

Berita Mitra

Perayaan Idul Adha Dijaga Ketat, Wajah Tumbak Berubah

Desa yang dikenal sebagai desa wisata ini nampak sepi. Padahal, desa ini merupakan salah satu desa yang paling ramai kegiatan saat perayaan hari besar

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Chintya Rantung
Kharisma/Tribun Manado
Desa Tumbak Madani, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) saat Idul Adha 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Nuansa berbeda dirasakan umat muslim dalam perayaan Hari Raya Idul Adha dan Kurban 1442H/2021 ini.

Di tengah pandemi Covid-19, mereka harus rela tidak menjalankan sejumlah tradisi yang biasa dilakukan kala menyambut hari besar.

Hal itu seperti yang dirasakan Warga Tumbak Madani, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Desa yang dikenal sebagai desa wisata ini nampak sepi.

Padahal, desa ini merupakan salah satu desa yang paling ramai kegiatan saat perayaan hari besar muslim.

Itu karena masyarakat Tumbak yang mayoritas muslim ini kerap menggelar tradisi silahturahmi antara rumah ke rumah, termasuk melalukan pesta rakyat.

Tak hanya itu, desa ini juga kerap ramai dikunjungi wisatawan.

Pantai yang indah serta keberadaan dua pulau eksotis mampu menghipnotis setiap mata yang menyambangi desa ini.

Tak hanya itu, di desa ini juga terdapat kawasan konservasi mangrove yang membuat desa ini menjadi destinasi wajib untuk berlibur.

Kini wajah Tumbak berubah. Ia tak lagi ramai dikunjungi. Pintu masuk dijaga ketat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved