Breaking News:

Berita Minsel

Viral Ricuh Pemakaman Jenazah dengan Protokol Covid-19 di Minsel

Itu berawal saat ratusan warga yang mengantar jenazah dilarang petugas mendekat di lokasi pemakaman pada Senin

Penulis: Rul Mantik | Editor: Aldi Ponge
Facebook Frani Tumiwa
Pemakaman jenazah yang disinyalir terpapar Covid-19 di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara 

Puluhan petugas kepolisian tak bisa lagi menahan mereka. Sekeliling lobang pemakaman langsung dipenuhi warga.

Melalui pengeras suara, polisi kembali mengingatkan warga untuk tidak melanggar aturan. Namun imbauan itu tidak dituruti.

"Yang tidak berkepentingan segera keluar dari lokasi ini. Sekali lagi kami ingatkan," ucap petugas.

"Yang menghalang-halangi pemakaman ini kami tidak segan-sehan akan memproses. Bukti sudah ada, kami tidak akan tolerir lagi," tegas polisi melalui pengeras suara.

Karena berulangkali diingatkan masih juga berkerumun, petugas terpaksa menarik salah seorang pria.

Penarikan paksa pria yang memakai kaos putih biru itu mengundang kericuhan lanjutan. Puluhan warga berteriak protes.

Informasi diperoleh, jenazah yang dimakamkan itu bernama Johan Tumiwa.

Pria tersebut adalah salah satu pelayan khusus (Pelsus) di GMIM Alva Omega Tumpaan.

"Pak Johan adalah tokoh masyarakat di Tumpaan. Beliau adalah Pelsus di GMIM Alfa Omega Tumpaan," ungkap Isak Mamoto, warga Tumpaan.

Tentang Minsel

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved