Breaking News:

Penanganan Covid

Toar Palilingan: Perlu Pendekatan Persuasif dan Semangat Gotong Royong Dalam Menjalankan PPKM

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mendapat tanggapan dari Pengamat Hukum Toar Palilingan.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Chintya Rantung
dokumentasi tribun manado
Pengamat Hukum Toar Palilingan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mendapat tanggapan dari Pengamat Hukum Toar Palilingan.

Menurutnya apapun bentuk aturan termasuk kebijakan PPKM kalau menyangkut proses penegakkan Hukumnya yang paling penting adalah sasaran tercapai.

"Atau tidak sehingga dalam merencanakan dan memberlakukan sebuah kebijakan perlu dipikirkan juga solusi-solusi," kata Dosen Fakultas Hukum Unsrat ini.

Dikatakan Palilingan, pemerintah perlu membangun pemahaman pada tingkat masyarakat, sehingga diperlukan narasi-narasi yang sederhana tanpa ada nuansa intimidasi.

Apalagi kondisi psikologis masyarakat sudah cukup lama sekira setahun lebih dalam tekanan ketidak pastian akibat covid-19.

"Disinilah peran negara melalui para juru bicara yang benar-benar professional sesuai kondisi ditampilkan," tukasnya.

Lanjut Palilingan, saat ini masyarakat berada pada situasi semakin hari semakin bingung dikarenakan munculnya kelompok-kelompok yang memanfaatkan kondisi dengan membangun opini negatif terhadap kerja pemerintah.

"Ditambah lagi beredarnya berita- berita sesat/ hoax yang justru banyak dipercaya dan terbentuk opini yang sangat mempengaruhi tingkat kesadaran hukum kalangan tertentu," sambung Palilingan.

Adapun menghadapi pandemi covid-19, dia menilai pendekatan persuasif harus lebih dikedepankan daripada represif.

Karena esensinya adalah pengendalian penyebabaran virus dengan memutus matarantai penyebaran bukan berhadapan dengan pelaku kejahatan penyebar virus.

"Sehingga sanksi atau ancaman pidananya hanyalah upaya paling akhir bagi pihak-pihak yang memang secara sengaja menghambat upaya pengedalian penyebaran covid-19 yang sedang dilakukan pemerintah," sebutnya.

Ditambahkan Palilingan, saling membantu antar sesama perlu digerakkan melalui tempat-tempat Ibadah serta ormas-ormaa agar rasa khawatir bagi yang terancam dengan PPKM bisa berkurang.

"Ini bisa membantu keterbatasan kemampuan pemerintah dalam mengatasi keadaan ini. Mari kira gelorakan semangat gotong royong yang merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia," tandas Palilingan. (hem)

Baca juga: Aturan Baru Perketat Perjalanan Libur Idul Adha, Ini Pelaku Diperbolehkan hingga Usia Dibatasi

Baca juga: Satgas Covid 19 Beo Bubarkan Aktivitas Warga yang Masih Langgar Aturan PPKM Mikro

Baca juga: POPULER NASIONAL: Menko Luhut Minta Maaf pada Rakyat Indonesia, Panglima Hadi Akui Sedang Berperang

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved