Pilpres 2024

Sosialisasi Lewat Billboard akan Sia-sia Tanpa Gerak Mesin Partai

Pengamat politik Alfons Kimbal menilai upaya Iklan Billboard Capres 2024 merupakan cara mendekatkan diri dengan warga.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Iklan Billboard Capres 2024 ramai di jalan jalan utama di kota Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Iklan Billboard Capres 2024 ramai di jalan jalan utama di kota Manado.

Ada Puan Maharani dari PDI Perjuangan, Airlangga Hartarto dari Golkar dan Prabowo Subianto dari Gerindra.

Pengamat politik Alfons Kimbal menilai upaya tersebut merupakan cara mendekatkan diri dengan warga.

"Para ketua umum yang nun jauh di sana ingin hidup di dalam pikiran warga. Yaitu dengan billboard yang memapangkan foto sembari slogan calon," katanya.

Sebutnya, strategi itu efektif di masa Covid 19 ini dimana pertemuan langsung sulit dilakukan.

Warga akan mengenali para calon dan bisa memberi penilaian positif jika tampilan billboard mengesankan. 

"Semacam pembentukan kesan awal yang baik," ujarnya.

Namun, katanya, kesan awal tersebut tak ada gunanya jika tak di follow up kerja partai. 

Menurutnya, figur perlu kerja partai untuk menaikkan elektabilitas.

"Partai harus door to door. Hanya itu cara yang dapat dilakukan untuk membuat figur benar benar dikenal dan dicintai warga," katanya. 

Figur - figur petinggi parpol yang diprediksi bertarung di Pilpres 2024 mulai familiar di mata penduduk kota Manado.

Ya, billboard raksasa Puan Maharani, Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto terpasang secara mencolok di sejumlah ruas jalan di kota Manado.

Warga yang sehari - harinya lewat pun mulai hafal dengan tampakan Puan di billboard yang mengenakan baju merah dan masker putih. 

Atau pose ketua umum partai Golkar Airlangga Hartarto yang mengepalkan tangan kanan dan tersenyum. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved