Breaking News:

Penanganan Covid

Terlalu, Dua Dokter di Medan Jual Vaksin Sisa kepada Warga, Raup Untung hingga Ratusan Juta Rupiah

Mereka ialah dr Indra Wirawan dan dr Kristinus Saragih terlibat kasus jual beli vaksin Covid-19.

Do.Shutterstock
Ilustrasi vaksin Covid-19. Terlalu, Dua Dokter di Medan Jual Vaksin Sisa kepada Warga, Raup Untung hingga Ratusan Juta Rupiah 

Vaksin itu kemudian disuntikkan kepada masyarakat dengan sejumlah imbalan biaya.

Menurut Kasi Intel Kejari Medan Bondan Subrata, saat ini kedua dokter itu sudah diserahkan ke pihak kejaksaan.

Kasusnya memasuki babak pelimpahan tahap dua di Kejari Medan.

"Kami baru menerima pelimpahan tahap II, dimana ada tiga orang tersangka dan barang buktinya yakni dr Indra Wirawan, dr Kristinus Saragih, dan Selviwaty alias Selvi," kata Bondan, Jumat (16/7/2021).

Bondan mengatakan, pelimpahan tahap dua berkas dan tersangka dilakukan di Ruang Pidsus Kejari Medan.

Dua Dokter di <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/medan' title='Medan'>Medan</a> Raup <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/ratusan-juta-rupiah' title='Ratusan Juta Rupiah'>Ratusan Juta Rupiah</a> <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/jual-vaksin' title='Jual Vaksin'>Jual Vaksin</a> Sisa kepada Warga, Kini Penjara Menantinya

Bondan mengatakan awalnya tersangka Selviwaty menghubungi dr Kristinus Saragih, yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Kesehatan Sumut untuk kesediaannya memberikan vaksin Covid-19 merk Sinovac pada teman-temannya.

"Atas permintaan dari tersangka Selviwaty tersebut, dr Kristinus Saragih bersedia memberikan vaksin dengan biaya sebesar Rp 250 ribu per orang untuk 1 kali suntik vaksin," kata Bondan.

Selanjutnya, tersangka dr Kristinus Saragih yang bertugas sebagai vaksinator di Dinas Kesehatan Sumut menggelapkan vaksin yang harusnya menjadi milik rakyat.

"Setiap kali melakukan vaksinasi di instansi pemerintah, swasta, organisasi, tokoh agama, tokoh masyarakat, guru dan lansia yang ada di Kota Medan, ternyata terdapat sisa vaksin yang tidak terpakai," jelas dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved