Breaking News:

Kabar Papua

Nasib Hendrik Simatupang Tewas Terbakar di Ruko Miliknya, 13 Rumah dan 19 Kios Dibakar Massa Dogiyai

Perusakan disertai pembakaran tersebut dipicu sekelompok orang mabuk minuman keras (Miras) di Runway Bandara Moanemani, Kamis (15/7/2021) sore

Editor: Finneke Wolajan
Kolase Foto via Tribun Jogja
Nasib Hendrik Simatupang, korban aksi massa pembakaran di Dogiyai, Papua, Kamis (15/07/21). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang warga tewas terbakar dalam peristiwa pembakaran oleh sekelompok warga di Kampung Ikebo, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua, pada  Kamis (16/7/2021) malam.

Korban bernama Hendrik Simatupang, perantau asal Sumatera Utara, tewas terbakar di ruko miliknya

Seorang ibu bernama Ester Paruka, juga luka karena terkena panah pada bagian bawah ketiak sebelah kiri.

Warga pendatang yang tak terkait masalah apa pun menjadi bulan-bulanan gerombolan tak dikenal di wilayah ini.

Dalam peristiwa kerusuhan dogiyai tersebut, sebanyak 13 rumah, dan 19 kios beserta isinya hangus dalam peristiwa tersebut.

Puing bangunan serta rangka kendaraan yang hangus dibakar massa akibat provokasi di Distrik KAmu, Kabupaten <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/dogiyai' title='Dogiyai'>Dogiyai</a>, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/papua' title='Papua'>Papua</a>, Kamis (15/7/2021).
Puing bangunan serta rangka kendaraan yang hangus dibakar massa akibat provokasi di Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua, Kamis (15/7/2021). (Istimewa)

Informasi yang dihimpun Tribun-Papua.com, perusakan disertai pembakaran tersebut dipicu sekelompok orang mabuk minuman keras (Miras) di Runway Bandara Moanemani, Kamis (15/7/2021) sore.

Mereka tak terima ditegur dan diminta keluar area bandara oleh petugas keamanan dari anggota pos Satgas Paskhas TNI AU.

"Berselang 20 menit, sekitar 20 orang warga yang  diprovokasi membawa panah, parang dan batu, mendatangi runway dan langsung mengeroyok lima personil satgas Paskhas," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, Jumat (16/7/2021) malam.

Meredam situasi, personel Satgas Paskhas pun memberikan tembakan peringatan, lalu warga melarikan diri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved