Breaking News:

Berita Manado

Kisah RM Syully, Pelopor Rumah Makan Tinutuan di Jalan Wakeke Kota Manado

Rumah makan Syulli yang tepatnya berada di Jalan Wakeke, Kelurahan Wenang Utara, Kecamatan Wenang.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Yenni Ngantung dan Suami, pemilik Rumah Makan Syully. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Yenni Ngantung adalah pemilik rumah makan Syully di Wakeke, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara

Di rumah makan yang tepatnya berada di Jalan Wakeke, Kelurahan Wenang Utara, Kecamatan Wenang ini, Yenny dan suaminya berdagang Tinutuan, bubur Manado.  

Saat ditemuai tribunmanado.co.id, Yenny sedang bersama suami. 

Di depan rumah makannya, tergantung sebuah spanduk panjang bertuliskan "RM Syully Pelopor Rumah Makan Tinutuan yang Dikelola Secara Turun Temurun."

Kepada tribunmanado.co.id, Yenni menuturkan alasan rumah makan ini diberi nama Syully

Sebuah spanduk panjang bertuliskan,
Sebuah spanduk panjang bertuliskan, "RM Syully Pelopor Rumah Makan Tinutuan yang Dikelola Secara Turun Temurun." (tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan)

"Nama ibu saya Syully dan dia pertama kali berjualan tinutuan di Wakeke ini," aku Yenni.

Sekarang dia dan suaminya melanjutkan usaha ibunya itu. 

"Jadi nama Syully ini sebagai bentuk penghargaan karena ibu saya sebagai perintis dan pelopor rumah makan di Wakeke ini," kata suami Yenni.

Lanjut suami Yenni ia mulai membantu berjualan sejak tahun 1980 saat menjadi menantu. Sementara istrinya sudah bekerja membantu ibunya sejak dulu.

"Pada tahun 2010 kami mulai ambil alih penjualan di sini, tapi tetap menggunakan rumah makan dengan nama Syully dan ada kata turun temurun karena orangtua dari istri saya," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved