Breaking News:

Berita Sulut

Sejumlah Pejabat Sulut Positif Covid-19, Pengamat Kesehatan: Mereka Melanggar Aturan

Salah satu penyebab para pejabat di Sulut terjangkit Covid-19 adalah sulit menghindari tugas yang menuntut mereka harus berada di luar ruangan.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
Polsek Malalayang
Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang meninjau langsung situasi di Posko PPKM Kelurahan Malalayang Satu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pandemi virus corona (Covid-19) masih terus berlangsung.

Di Sulut beberapa pejabat daerah terpapar Covid-19.

Beberapa waktu lalu, Wali Kota Manado Andrei Angouw sempat positif.

Menyusul kemudian Wali Kota Bitung Maurits Mantiri.

Salah satu penyebab pejabat daerah ini terjangkit adalah sulit menghindari tugas yang menuntut mereka harus berada di luar ruangan dan berkumpul bersama masyarakat umum maupun aparat pemerintah lainnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pengamat Kesehatan Sulut, dr Adi Tucunan, Kamis (15/7/2021).

Namun di sisi lain, dr Adi menyatakan seharusnya para pejabat daerah tersebut bisa menahan diri untuk tidak melakukan hal yang tidak esensial dalam perjalanan dinas.

Apalagi, para pejabat daerah tersebut harus menjadi contoh bagi masyarakat umum untuk menghindari tempat publik.

"Sebenanrnya sudah ada edaran dari pemerintah pusat maupun daerah itu sendiri agar pejabat daerah tidak sering keluar untuk kunjungan kerja, apalagi dalam situasi sekarang."

"Itu artinya mereka juga sebenarnya melanggar aturan untuk tidak bepergian ke luar daerah atau berkegiatan di tempat banyak orang," jelas dr Adi saat dihubungi.

Padahal selaku kepala daerah, Maurits sudah mendapatkan vaksin.

dr Adi mengatakan setelah vaksin memang orang masih bisa terkena Covid-19, karena vaksin hanya menjaga kekebalan tubuh agar bisa menahan saat Covid-19 muncul, bukan untuk menahan masuknya Covid-19 ke dalam tubuh.

"Sama seperti vaksin lain, penyakit tetap bisa masuk namun ketika sudah divaksin tidak akan menimbulkan gejala fatal karena kekebalan tubuh sudah terbentuk dengan kuat," kata dr Adi.

Jika dibandingkan orang yang sudah vaksin, orang yang belum vaksin lebih rentan terkena Covid-19 dan bisa menimbulkan gejala karena sistem imunnya belum terbentuk dengan baik.

"Intinya, vaksin Covid-19 memiliki manfaat besar. Walaupun tidak 100 persen tapi cukup baik untuk menahan laju penyebaran Covid-19," tutup dr Adi.

Angka Kriminal di Kakas Minahasa Menurun di Masa Pandemi Covid-19

Chord Gitar dan Lirik Lagu Say No - Tasya, Kunci Dasar G Mudah Dimainkan

Demi Konten, Remaja Akhirnya Tewas Tertabrak Truk yang Melaju Kencang, Ini Kronologinya

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved