Breaking News:

Penanganan Covid

Realisasi APBN Klaster Kesehatan Penanganan Covid-19 di Sulut Capai Rp 233 Miliar

Khusus di Sulut, hingga 9 Juli 2021, realisasi belanja klaster kesehatan paling besar. Khususnya untuk klaim Covid-19 mencapai Rp 233,09 miliar.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Proses vaksinasi dan testing Covid-19 dibiayai oleh APBN dalam rangka penanganan pandemi sekaligus Pemulihan Ekonomi Nasional 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Indonesia terus berupaya menangani pandemi Covid-19 dan dampaknya dalam kehidupan masyarakat.

Salah satu upaya itu melalui alokasi APBN untuk Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (CP-PEN).

Khusus di Sulut, hingga 9 Juli 2021, realisasi belanja klaster kesehatan paling besar.

Realisasi di klaster kesehatan, khususnya untuk klaim Covid-19 mencapai Rp 233,09 miliar.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaraan Provinsi Sulut,  Ratih Hapsari Kusumawardani menjelaskan, belanja itu meliputi biaya perawatan dan pencegahan.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Utara, Ratih Hapsari Kusumawardani menjelaskan terkait realisasi belanja APBN dalam rangka Penanganan Covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN).
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Utara, Ratih Hapsari Kusumawardani menjelaskan terkait realisasi belanja APBN dalam rangka Penanganan Covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN). (tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa)

Katanya, realisasi untuk klaster kesehatan itu meliputi pembayaran atas klaim pasien Covid-19 dan insentif tenaga kesehatan.

"Selain itu untuk biaya vaksinasi, testing dan surveilans Covid-19," ujar Ratih kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (15/07/2021).

Selain kesehatan, klaster perlindungan  sosial di Sulut terdiri dari pemberian PKH (Program Keluarga Harapan); sembako, BST (Bantuan Sosial Tunai), Kartu Pra kerja dan BLT (Bantuan Langsung Tunai) Desa.

Ia merincikan, realisasi PKH di Sulut hingga Juli 2021 sebesar Rp 131,17 miliar.

Sementara, untuk sembako Rp 140,47 miliar; BST Rp 124,37 miliar, Kartu Prakerja Rp 200,46 miliar dan BLT Desa Rp 96,14 miliar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved