Pemilu 2024

Analisa Pilkada 2024 di Sulut, Hasil Pileg dan Pilpres Akan Ubah Konstelasi

Jika Prabowo mencalonkan diri menjadi capres pada Pilpres 2024 dan akhirnya terpilih, tentu akan mendongkrak reputasi Gerindra di Sulut.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: maximus conterius
christian wayongkere/tribun manado
Perawat di Rumah Sakit Manembo-Nembo Kota Bitung menyalurkan suaranya pada Pilkada 2020, Rabu (9/12/2020). 

Tahapan pileg sendiri akan mulai dilaksanakan pada Maret 2022 atau kurang lebih 8 bulan lagi.

Melihat jadwal dan proses menuju Pilkada 2024, pengamat politik dari Universitas Sam Ratulangi, Ferry Liando, menyebut Pilkada 2024 masih jauh.

Selain waktunya yang memang masih lama, para kepala daerah yang bisa kembali mencalonkan diri belum dapat dinilai hasil kerjanya karena belum lama menjabat.

Maka itu, menurut dia, tak etis bila harus membahas kontestasi parpol dan calon-calon yang akan diusung di pilkada serentak.

"Jika baru terpilih dan belum berbuat apa-apa lalu kemudian sudah membahas kompetisi 2024, maka suara pemilih tidak ada nilai," kata Liando, Rabu (14/7/2021).

Namun, bagi kepala daerah atau kader parpol yang mampu memenuhi janji-janji mereka pada saat kampanye, hal itu akan menjadi modal utama untuk berkompetisi.

"Kader-kader parpol di eksekutif yang gagal memenuhi janji-janji kampanye, dampaknya bukan hanya pada aktor tapi juga parpol secara institusi,” kata dia.

“Sehingga, jika suatu parpol ingin diterima publik pada Pilkada 2024 maka wajib bagi parpol untuk mengontrol kader-kadernya di eksekutif apakah mereka bekerja sesuai kehendak rakyat atau tidak," tegasnya.

Ia menekankan, prestasi bisa menetukan posisi. Mereka yang memiliki prestasi bagus, semua posisi bisa dikuasai.

Terkait peluang parpol di Pilkada 2024, ia menyebut masih buram karena harus melewati pemilihan presiden dan legislatif terdahulu.

Pasalnya, hasil pilpres dan pileg akan menentukan konstelasi di pilkada.

Dalam kaitan dengan pileg, pencalonan di pilkada ditentukan raihan suara parpol.

Sesuai Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang pilkada serentak, parpol yang memiliki 20 persen kursi di DPRD berhak mencalonkan pasangan kepala daerah.

Meskipun begitu, menurut dia, melihat peta politik di Sulut, PDIP yang bakal kembali mendominasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved