Breaking News:

Hari Idul Adha

Jelang Idul Adha, Penjualan Hewan Kurban Stabil di Manado

Pedagang, Sopian Lagautu (32) mengatakan, hingga saat ini dari sekitar ratusan kambing jualannya, sudah laku sebanyak 15 ekor.

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Pedagang memberi makan kambing yang dijual untuk kurban di salah satu Depot Kurban di Pasar Bersehati Manado, Sulawesi Utara, Rabu (14/7/2021). Penjualan hewan kurban yang dijual secara daring dan luring dengan kisaran harga dua juta rupiah hingga puluhan juta tersebut mulai mengalami peningkatan jelang pelaksanaan hari raya Idul Adha 1442 Hijriah pada 20 juli mendatang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pendemi Covid-19 hingga penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Manado, Sulawesi Utara rupanya tidak membuat penjualan hewan kurban menurun.  

Pedagang hewan kurban di Kota Manado bahkan mengaku penjualan mereka cukup stabil dengan tingkat permintaan yang tinggi.

Pedagang, Sopian Lagautu (32) mengatakan, hingga saat ini dari sekitar ratusan kambing jualannya, sudah laku sebanyak 15 ekor.

"Biasanya datang pemborong, dan insya Allah bisa laku semua sebelum hari Idul Adha," pungkasnya sembari memberi makan hewan kurban, Rabu (14/7/2021).

Pedagang memberi makan kambing yang dijual untuk kurban di salah satu Depot Kurban di Pasar Bersehati Manado, Sulawesi Utara, Rabu (14/7/2021). Penjualan hewan kurban yang dijual secara daring dan luring dengan kisaran harga dua juta rupiah hingga puluhan juta tersebut mulai mengalami peningkatan jelang pelaksanaan hari raya Idul Adha 1442 Hijriah pada 20 juli mendatang.
Pedagang memberi makan kambing yang dijual untuk kurban di salah satu Depot Kurban di Pasar Bersehati Manado, Sulawesi Utara, Rabu (14/7/2021). Penjualan hewan kurban yang dijual secara daring dan luring dengan kisaran harga dua juta rupiah hingga puluhan juta tersebut mulai mengalami peningkatan jelang pelaksanaan hari raya Idul Adha 1442 Hijriah pada 20 juli mendatang. (Tribun Manado/Andreas Ruauw)

Sopian mengatakan, lakunya jualan hewan kurban salah satunya dipengaruhi dari niat para umat muslim. Di lapak jualannya harga kambing takaran besar seharga Rp 5 juta dan yang takaran kecil seharga Rp 3 juta per ekornya.

Ia mengatakan bahwa hewan kurban dagangannya didatangkan dari beberapa daerah, diantaranya Sulteng dan Gorontalo.

Ia melanjutkan, selain itu hewan kurban yang ia jual seratus persen aman dan sehat, dari yang berumur dua hingga tiga tahun.

"Pembeli biasanya melakukan pemesanan lewat telepon dan kami pun bersedia mengantarkan hewan kurban ke lokasi pembeli," ucapnya.

Pembeli tersebut berasal dari dalam daerah dan luar daerah Kota Manado, bahkan yang paling jauh ada dari Gorontalo.

Lapak milik Sopia  pun menjadi salah satu pusat pembelian hewan kurban di Pasar Bersehati Kota Manado. Untuk info pemesanan, pembeli bisa menghubungi nomor 082188184857.

Pedagang memberi makan kambing yang dijual untuk kurban di salah satu Depot Kurban di Pasar Bersehati Manado, Sulawesi Utara, Rabu (14/7/2021). Penjualan hewan kurban yang dijual secara daring dan luring dengan kisaran harga dua juta rupiah hingga puluhan juta tersebut mulai mengalami peningkatan jelang pelaksanaan hari raya Idul Adha 1442 Hijriah pada 20 juli mendatang.
Pedagang memberi makan kambing yang dijual untuk kurban di salah satu Depot Kurban di Pasar Bersehati Manado, Sulawesi Utara, Rabu (14/7/2021). Penjualan hewan kurban yang dijual secara daring dan luring dengan kisaran harga dua juta rupiah hingga puluhan juta tersebut mulai mengalami peningkatan jelang pelaksanaan hari raya Idul Adha 1442 Hijriah pada 20 juli mendatang. (TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW)
Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved