RHK Selasa 13 Juli 2021
BACAAN ALKITAB 1 Tesalonika 5:14 - Saling Peduli dan Hidup Dalam Kasih
Tegorlah, hiburlah, belalah dan sabarlah. Ini 4 nasihat Paulus bagi jemaat Tesalonika, untuk dilakukan kepada orang lain
1 Tesalonika 5:14
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tegorlah, hiburlah, belalah dan sabarlah. Ini 4 nasihat Paulus bagi jemaat Tesalonika, untuk dilakukan kepada orang lain (sesama). 4 hal itu, haruslah menjadi satu paket. Tidak boleh hanya melakukan salah satu di antaranya saja. Sebab, 4 nasihat tersebut sebenarnya adalah perwujudan kasih yang diajarkan Tuhan Yesus bagi kita. Jadi nasihat tersebut adalah kasih yang harus dinyatakan dalam perbuatan jemaat.
Terkadang, kita lebih banyak menegor kesalahan orang. Tapi tidak menghibur mereka kala dikecewakan, tidak membela mereka yang lemah dan tidak sabar terhadap sesama. Tidak salah memang kita menegor orang. Itu adalah baik sebagai perwujudan kasih dan dalam rangka menegakkan kebenaran.
Tapi tiga aspek lainnya itu juga harus dilakukan. Itulah sebabnya Rasul Paulus menganggap ini penting bagi mereka untuk melakukan keseluruhan nasihat itu. Jangan sepenggal-sepenggal sesuai selera dan kepentingan atau target kita.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang." (ay 14)_
Tegoran kepada sesama juga haruslah betul-betul konstruktif (membangun). Bukan untuk menjatuhkan sesama. Tegoran itu juga harus disampaikan dengan cara yang tepat dan di tempat yang benar.
Pengamsal mengatakan bahwa: _"lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi. Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah." (Amsal 27:5-6)._
Karena itu, hal menegor sesama, Tuhan Yesus menasihati: _"Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika dia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatkannya." (Matius 18:15)_
Jadi, menegor orang jangan sembrono atau sembarangan. Orang Manado bilang, _"jang sambarang tada."_ Harus dengan etika, yakni etika Kristen (dengan cinta kasih).
Kita juga harus menghibur, membela dan sabar. Jangan pula hanya menghibur saja sehingga membuat sesama terlena dan tertidur. Jangan pula hanya membela sehingga membuat sesama merasa besar kepala dan lupa diri. Juga jangan hanya sabar saja, sehingga kita selalu jadi "korban."
Lakukanlah keempat paket ini secara utuh tapi, proporsional dan wajar. Tidak berlebih-lebihan atau mengada-ada. Apalagi sekedar untuk pencitraan dan dibilang baik.
Inti nasihat Rasul Paulus ini adalah, sebagai sesama umat Tuhan, jemaat harus saling peduli. Harus hidup dalam kasih yang saling peduli antara satu dengan yang lain. Kita harus hidup untuk menghidupkan sesama. Kita harus hidup untuk jadi berkat bagi sesama.
Itulah yang harus dilakukan oleh semua keluarga dan umat Kristen. Sebab nasihat Paulus itu juga adalah untuk kita sebagai jemaat Tuhan di zaman now.
Laksanakanlah nasihat itu dalam kehidupan keluarga kita dan di tengah-tengah jemaat, masyarakat, bangsa dan negara kita. Juga dalam pelayanan, pergaulan, pertemanan, pekerjaan dan di mana saja.
Hendaklah kita hidup saling menegur (juga saling menerima tegoran), saling menghibur, bersama membela dan menolong yang lemah serta sabar menanggung segala sesuatu, termasuk sabar seorang terhadap yang lain. Tuhan Yesus pasti memberkati kita selalu dan selamanya. Amin
DOA: Tuhan Yesus, ajarlah kami hidup saling menerima, sabar dan saling peduli dengan sesama, sehingga kehidupan kami semakin berkenan kepada-Mu. Amin