Breaking News:

Trilogi Pembangunan Jemaat

BACAAN ALKITAB : 1 Tesalonika 5:12-22 - “Etika Pengucapan Syukur”

Etika adalah Ilmu Pengetahuan tentang asas-asas akhlak. Sedangkan pengucapan syukur adalah sebuah tindakan atau perbuatan

Editor: Aswin_Lumintang
internet
Ilustrasi Renungan 

MTPJ 11 – 17 Juli 2021
TEMA BULANAN : “Menerima dan Memberlakukan Keadilan Allah”
TEMA MINGGUAN : “Etika Pengucapan Syukur”
BACAAN ALKITAB : 1 Tesalonika 5:12-22

ALASAN PEMILIHAN TEMA

TRIBUNMANADO.CO.ID - Etika adalah Ilmu Pengetahuan tentang asas-asas akhlak. Sedangkan pengucapan syukur adalah sebuah tin-dakan atau perbuatan dalam rangka berterima kasih kepada Tuhan yang telah memberikan berkat. Manusia hidup, bekerja, bergerak dan berjuang berasal dari TUHAN.

Dalam hubungan pengertian ini maka kita dapat mengatakan bahwa pengucapan syukur harus diwujudkan dalam semua tingkah laku baik perkataan maupun perbuatan, dengan kata lain tindakan itu harus mewarnai seluruh aspek kehidupan kita.

Zaman ini ditandai oleh kemajuan yang pesat di segala bidang kehidupan, di satu pihak kemajuan tersebut telah membawa dampak yang positif namun pada pihak lain telah meng-akibatkan dampak negatif yang membawa manusia dalam suatu kehidupan tanpa pegangan.

Renungan
Renungan (WWW.THOUGHTCO.COM)

Proses kemajuan, manusia merasa bahwa segala yang diperolehnya terjadi karena usaha dan kekuatannya, padahal wewenang hidup dan berkat kehidupan pun berasal dari Tuhan. Pada gilirannya manusia kemudian secara sadar atau tidak sadar melupakan Tuhan sebagai pencipta dan sumber kehidupan.

Kita mengucap syukur oleh karena Tuhan menyatakan kasih setia-Nya dalam kehidupan kita. Kita mengucap syukur, karena sebagai orang percaya kita mengakui bahwa hidup ini ada dan dinikmati karena anugerah-Nya semata. Tetapi tahukah kita bahwa pengucapan syukur jika disalah mengerti akan menjadi ajang pesta pora, mabuk-mabukkan yang tidak terkendali, sehingga pada akhirnya dapat berakibat terjadinya perkelahian (pertengkaran). Karena itu tema minggu ini adalah “Etika Pengucapan Syukur”.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Tesalonika adalah kota terpadat dan makmur di kerajaan Yunani kuno di Makedonia. Kota ini didirikan sekitar tahun 315 SM oleh raja Cassander (Kassandros). Nama Tesalonika diambil dari nama permaisurinya yaitu Tesalonike.

Kota ini merupakan pusat perdagangan dan pangkalan armada negara Romawi. Sebagai kota pelabuhan, penduduk yang berada di Tesalonika sangat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Paulus merupakan pendiri jemaat di Tesalonika, khususnya setelah ia meninggalkan Filipi pada perjalanan misinya (penginjilannya) yang kedua (Kisah Para Rasul 17).

Surat 1 Tesalonika merupakan bagian terakhir dari surat Paulus yang pertama atau kitab tertua dalam perjanjian baru dan ditulis pada permulaan tahun 50M. Khusus 1 Tesalonika 5:12-22 merupakan nasehat-nasehat terakhir dari Rasul Paulus yang ditujukan kepada jemaat Tesalonika mengenai kewajiban praktis dalam kehidupan orang percaya baik dalam bergereja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Renungan: Persembahan yang Berkenan
Renungan: Persembahan yang Berkenan (Istimewa)

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved