Breaking News:

Berita Bolmong

Kemenhan RI Bakal Bangun Pabrik Amunisi di Lolak Kabupaten Bоlmоng

Ditjend Pothan Kemhan Laksamana pertama TNI Sri Yanto, mengatakan salah satu tugas Porthan adalah mengatur industri pertahanan.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
Istimewa/Armed Bogani.
Saat Laksamana pertama TNI Sri Yanto, didampingi Asisten II Setda Bolmong Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zainudin Paputungan dan petinggi TNI Meninjau Bakal Pabrik Amunisi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI melalui Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan RI, Laksamana pertama TNI Sri Yanto, melakukan peninjauan bakal lokasi pabrik senjata dan amunisi PT. PNB di Batalyon Armed 19-105 Tarik Bogani.

Peninjauan ini dilakukan tepatnya di Desa Dulagon, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (10/7/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Laksamana pertama TNI Sri Yanto, didampingi Asisten II Setda Bolmong Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zainudin Paputungan.

Ditjend Pothan Kemhan Laksamana pertama TNI Sri Yanto, mengatakan salah satu tugas Porthan adalah mengatur industri pertahanan.

"Rencana pembangunan pabrik desentralisasi di berbagai wilayah yaitu Medan, Mesuji, Bintan, Maros, Lolak, dan Sorong," ujarnya.

Dikatakannya, Saat ini telah diterbitkan UU Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020.

Salah satunya mengatur sub sektor pertahanan hanya boleh dilakukan oleh negara.

Tetapi UU Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 tersebut memberikan peluang pihak swasta untuk memproduksi senjata dan amunisi.

"UU Cipta kerja, selain BUMN maka BUMS dapat memproduksi amunisi dengan syarat dan ketentuan berlaku," katanya.

Ia juga mengatakan, walaupun ini pabrik amunisi tetapi harus bisa bermanfaat kepada masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved