Breaking News:

Penanganan Covid

Jam Operasional Pasar Tradisional di Kabupaten Sitaro Dibatasi Sampai Pukul 20.00 Wita

Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen menerbitkan Surat Edaran Nomor 44/SE/VII-2021 tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Sitaro.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Aktivitas di Pasar Tradisional Ulu Siau 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Jumlah kasus Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, terus bertambah.

Kondisi ini membuat pemerintah daerah kembali memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPPKM) Berbasis Mikro.

Guna memaksimalkan upaya tersebut, Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen menerbitkan Surat Edaran Nomor 44/SE/VII-2021 tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Salah satu poin yang termuat dalam edaran tersebut, yakni terkait pembatasan waktu operasional Pasar Tradisional di Sitaro, maksimal sampai pukul 20.00 Wita atau jam delapan malam.

Aktivitas di Pasar Tradisional Ulu Siau
Aktivitas di Pasar Tradisional Ulu Siau (tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses)

Selain itu, dalam poin yang sama juga disebutkan pembatasan pengunjung sebanyak 50 persen dari kapasitas pasar.

"Untuk supermarket, pasar tradisional dan toko klontong yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 Wita waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen," tulis bupati dalam edaran tersebut.

Hal serupa juga berlaku dengan aktivitas makan minum pada rumah-rumah makan, cafe, lapak jalanan, baik lokasi sendiri maupun pada pusat-pusat perbelanjaan. Sedangkan untuk apotik atau tokoh obat diberikan waktu operasional 24 jam.

"Untuk aktivitas makan minum di rumah-rumah makan atau cafe, pengunjungnya dibatasi 25 persen dari kapasitas," lanjutnya.

Dalam edaran itu juga ditegaskan mengenai kehadiran orang pada perhelatan acara semisal resepsi pernikahan, kedukaan hingga ibadah syukur lainnya yang dibatasi maksimal 30 orang.

"Itu pun dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan tidak diperkenankan menerapkan makan di tempat melainkan hanya dalam tempat tertutup untuk dibawa pulang," kuncinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved