Breaking News:

Penanganan Covid

Kasus Covid-19 Naik, DPRD Sulut Perketat Protokol Kesehatan, Pernah Dua Kali 'Lockdown'

DPRD Sulawesi Utara memperketat pelaksanaan Protokol kesehatan Covid - 19 di tengah peningkatan kasus penularan belakangan ini

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - DPRD Sulawesi Utara memperketat pelaksanaan Protokol kesehatan Covid-19 di tengah peningkatan kasus penularan belakangan ini.

Sekretaris DPRD Sulut, Glady Kawatu sejumlah langkah diambil Sekretariat DPRD menindaklanjuti edaran Gubernur Sulut terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

"Menindak lanjuti edaran Gubernur Sulut maka mulai , 7 Juli 2021  diberlakukan Work From Office (WHO) 25 persen bagi ASN dam THL Sekretariat DPRD," kata Mantan Kepala Biro Hukum Pemprov Sulut ini.

Kebijakan WFO ini juga berlaku untuk pers yang meliput di Kantor DPRD Sulut.

"Jadi kehadiran rekan wartawan juga maximal 25 persen di Kantor Dewan," katanya.

Baca juga: Dibully saat Pidato, Dikira Baru Lulus SMA, Politisi Cantik Mona Kloer Bagikan Kisah Inspiratif

Selain itu, Glady mengatakan, berhubung keterbatasan petugas maka beberapa hari ini tidak ada pelayanan Rapid antigen di Kantor DPRD

"Berkenaan dengan itu semua tamu dam pengunjung tidak diizinkan ke lantai 2 dan 3 tanpa menunjukkan hasil negatif antigen dan jam penerimaan tamu dikantor dibatasi sampai jam 2 siang," ujarnya.

Glady mengungkapkan,  hasil rapat pimpinan  menyikapi penyebaran virus covid 19 yang meningkat beberapa waktu terakhir ini, maka perjalanan dinas luar daerah dan dalam daerah dilakukan seselektif mungkin, diperkenan dilakukan namun sifatnya urgen.

Begitu aktivitas Para Anggota DPRD semisal dalam pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat dan Rapat lainnya diatur akan dilakukan secara virtual

Kehadiran secara fisif di dalam ruangan dibatasi 25 persen dari kapasitas ruangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved