Breaking News:

Torang Kanal

Dibully saat Pidato, Dikira Baru Lulus SMA, Politisi Cantik Mona Kloer Bagikan Kisah Inspiratif

Muda, cantik dan wanita. Tiga kata yang sama sekali jauh dari politik. Namun Mona Kloer membuktikan tiga hal itu tak selalu berlawanan

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Dokuemntasi Pribadi
Mona Kloer 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Muda, cantik dan wanita. Tiga kata yang sama sekali jauh dari politik. Namun Mona Kloer membuktikan tiga hal itu tak selalu berlawanan dengan politik.

Bahkan ketiganya menjadi kekuatan ketua DPC Partai Gerindra Manado yang juga Ketua Fraksi 
Partai Gerindra Manado di DPRD Manado.

Mona Kloer berkesempatan membagikan kisah hidupnya yang inspiratif di dunia politik kepada Tribun Manado dalam program Streaming Tribun Baku Dapa yang dipandu Redaktur Senior Aswin Lumintang Rabu (7/7/2021) di kantor Tribun Manado.

Awalnya Mona mengaku ikut politik karena iseng iseng berhadiah.

Baca juga: Inggris ke Final EURO 2020, Steven Kandouw Yakin Three Lions Gasak Italia di Partai Puncak

"Pada 2013 saya jadi caleg untuk genapi kuota perempuan," katanya

Mona kala itu masih kuliah S2 hukum. Politik baginya adalah sebuah enigma.

"Waktu itu saya belum tahu apa apa. Saya merasa ini sebagai suatu chalangge, jadi saya 
maju. Pikiran saya kala itu masih kampus banget," katanya.

Saat turun kampanye, Mona malah dibully. "Saya pernah dibilang anak SMA. Sewaktu pidato saya merasa mereka menolak saya," katanya.

Pengalaman itu sempat membuat Mona keder. Tapi ia tetap bersemangat.

"Eh tiba tiba saya duduk di Dewan. Saya sepertinya tidak percaya," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved